Jumlah Pengungsi Dayakan Capai Angka 340 Orang

Jumlah Pengungsi Dayakan Capai Angka 340 Orang

Comments Off on Jumlah Pengungsi Dayakan Capai Angka 340 Orang

Tenda Pengungi Dayakan

PONOROGO, (BADEGAN) – Makin hari, suasana warga desa Dayakan bisa dikatakan semakin mencekam. Rasa kawatir dan was-was menyelimuti puluhan atau ratusan warga desa paling ujung dari kecamatan Badegan Ponorogo itu. Utamanya mereka yang berada di area tanah retak dan rawan longsor, tepatnya di wilayah dusun Watuagung Dayakan.
Data terkini jumlah warga yang mengungsi, mencapai 340 orang. Penambahan jumlah pengungsi  terakhir terjadi pada Minggu malam, (09/04) kemarin. Dimana saat itu sejumlah 60 warga terpaksa dievakuasi dan diungsikan ke tempat lebih aman, akibat terdengarnya suara dari dalam tanah hingga beberapa kali.
“Ya, Minggu malam kita lakukan evakuasi 60 warga. Kita ungsikan dan tempatkan di lapangan desa dekat Polindes itu. Hal itu dilakukan karena sebagian besar warga mendengar suara dentuman seperti dari dalam tanah sampai beberapa kali. Sehingga karena itu, sebagian warga ada yang nenangis dan berteriak histeris,” terang Bibit, salahsatu perangkat desa Dayakan. Yang kemudian juga diiyakan oleh Kepala Desa setempat, Kateno, yang didekatnya. Saat awak media Infokom datang ke Posko Utama Pengungsian yang ada di Balai Desa.
Ke-enam puluh warga tersebut saat ini mengungsi dibawah tenda pengungsian BNPB yang dipasang di lapangan desa setempat.Tidak saja hanya pada malam hari, pagi dan siangpun mereka tetap di lokasi pengungsian tersebut.
“Mayoritas warga kita kususnya di dusun Watuagung itu kesehariannya hanya bekerja di ladang atau tepatnya bercocok tanam Jagung dan Ketela. Karena situasi darurat ini, aktifitas mencari nafkah mereka itu nyaris lumpuh. Atau sebagian besar ketakutan jika terjadi longsor sewaktu-waktu,” tambah Kepala Desa Dayakan, Kateno.
Ditanya sampai kapan warganya akan mengungsi dan beraktifitas normal kembali seperti biasa, Kepala Desa nenegaskan masih menunggu hasil kesimpulan survey Badan Meteorologi dan Geo Fisika yang telah melakukan pemantauan dan penelitian, Selasa, (11/04) kemarin. “Kita hanya bisa menunggu hasil kajian badan meteorologi tersebut untuk tindakan selanjutnya. Kemarin tim itu telah kesini dan melakukan penelitian. Tapi sampai hari ini kita belum diberi hasil kesimpulan penelitian itu. Kita juga menunggu kebijakan atau keputusan pemerintah daerah dalam hal tindakan apa yang akan dilakukan,” terang Kateno. (Kominfo)
Please follow and like us:
0

About the author:

Alamat

themecircle

Tentang Ponorogo

Back to Top