Kades Belum Mendapat Sosialisasi Terkait Program PTSL

Kades Belum Mendapat Sosialisasi Terkait Program PTSL

Kades Belum Mendapat Sosialisasi Terkait Program PTSL

Comments Off on Kades Belum Mendapat Sosialisasi Terkait Program PTSL

Terkait kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo, terhadap Hari Sumarsono (Kades Ngunut), Alwy Febrianto (Sekretaris Ngunut) dan Fajar Sodiq (Masyarakat yang mengaku Pokmas) berbuntut panjang. Ratusan kepala desa (kades) di Ponorogo melakukan aksi demo di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Ponorogo, Jalan Pramuka, Senin(2/4).

Ratusan kepala desa itu merasa program  Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tidak ada sosialisasi dari pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) terkait mekanisme teknis pelaksanaan program PTSL berikut biaya yang di keluarkan masyarakat. Pada aksi demo tersebut para kepala desa menuntun untuk sosialisai terkait program PTSL ke Desa.

Barno, Kepala Desa Bringinan mengungkapkan, “SKB tiga menteri tidak pernah disosialisasikan kepada kami (kepala desa,red)”,ugkapnya.

Diberitakan sebelumnya bahwa oknum perangkat dan kepala desa Ngunut terjerat hukum akibat melakukan pungutan liar (pungli) program PTSL.

Kasus ini terjadi karena kuranganya sosialisasi terhadap kepala desa maupun perangkat tentang biaya administrasi yang sudah ditetapkan di dalam SKB 3 Menteri. (kominfo/fdl)

About the author:

Alamat

themecircle

Tentang Ponorogo

Back to Top