Kerajinan Grabah Plancungan

Kerajinan Grabah Plancungan

Comments Off on Kerajinan Grabah Plancungan
Slahung – Plancungan merupakan sebuah desa yang ada di Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo. Desa ini memiliki 3 Dukuh, yaitu, Dukuh Brenggolo, Dukuh Asem Legi dan Dukuh Jetis dengan 9 RT. Meski mayoritas Petani, ada beberapa masyarakat yang menggeluti kerajinan tanah liat atau grabah.
“Setidaknya ada 30 KK, masyarakat Plancungan bergerak pada kerajinan grabah,”ujar Kepala Desa Plancungan, Nuri Prasetyo,” SE.
Kerajinan grabah di Plancungan memang banyak yang monoton. Karena pengrajin memilih daya jual yang cepat dibandingkan kreatifitasnya.
“Misalnya kalau sejak dulu yang laku kendi, dia akan membuat kendi terus, dan ada yang membuat layah terus,”ujar Nuri Prasetyo, sambil menunjukkan lokasi kerjinan.
Sebetulnya, banyak beberapa daya kreatif yang di miliki, masyarakat. Misal membuat kendi dengan hiasan ornamen tertentu, sehingga bisa untuk pajangan atau souvenir pernikahan. Akan tetapi karena daya jual yang kurang, masyarakat memilih yang tradisional.
“Tapi beberapa pengrajin ini siap melayani pemesanan,”ujar Nuri, panggilan akrab Kades Plancungan.
Sedangkan produksi keajinan grabah, dilaksanakan di rumah masing masing penduduk. Bahan baku yang digunakan para pengrajin grabah, adalah tanah yang diambil 1 m dari permukaan tanah.
Selain tanah dari ladangnya sendiri, beberapa pengrajin juga mendatangkan dari luar desa. Karena mereka berpikir ladang akan rusak menjadi lubang.
“Bahan baku untuk pembuatan kerajinan grabah, dari Wringin Anom Sambit atau dari Jenangan,” terang pengrajin.
Selain memiliki kerajinan gerabah, pada Desa yang memiliki luas 134,5 H ini juga memiliki kerajinan miniatur berbahan bambu yang dipelopori oleh Pemuda Karang Taruna. Meski pemasaran masih bertaraf lokal dan hanya melayani pemesanan. Dorlistager Art, begitu nama kelompok yang dalam pembinaan Pemerintah Desa.
Please follow and like us:
0

About the author:

Back to Top