Kirab Pusaka dan Senyum Pedagang

Kirab Pusaka dan Senyum Pedagang

Comments Off on Kirab Pusaka dan Senyum Pedagang

Exif_JPEG_420

Ponorogo – Kirab Pusaka merupakan satu dari rangkaian Grebeg Suro. Dalam kirab ini tersaji rangkaian peristiwa sejarah Pra Ponorogo hingga Batoro Katong dalam mendirikan Ponorogo. Maka kirab ini di sebut juga Kirab Pusaka dan Pawai Lintas Sejarah Ponorogo.

Bupati, seluruh Kepala Dinas beserta aparatur pemerintahan lainnya, semua berpakaian tradisi Ponorogo dengan mengenari dokar. Tidak ketinggalan juga Forpimda lainnya dan ketua DPRD, Wakil ketua  semuanya mengikuti kegatan yang satu tahun sekali di gelar oleh Pemkab Ponorogo.
Sudah menjadi tradisi setiap acara Kirab Pusaka, rakyat dari berbagai daerah berdatangan berjajar di pinggir jalan yang akan dilalui Kirab Pusaka. Lebih dari 2 jam sebelum kirab di laksanakan rakyat merelakan diri menanti dibawah terik matahari.
Sunardi salah seorang penonton dari Tulung Agung, yang kebetulan punya saudara di Ponorogo tiap tahun dirinya hadir melihat kirab pusaka.
“Nanti malam kami akan melekan di aloon aloon sekaligus melihat Reyog,” ujarnya.
Selain itu, para pedagang jajanan juga merasa diuntungkan ada perayaan Suro ini. Nurcholis, salah seorang Pedagang asongan dirinya merasa puas, karena belum ada lewat pawai  dagangan yang di bawanya dari Madiun bisa habis.
“Sejak jam 13.00 Wib, saya mwnjajakan dagangan dari Bunderan ke timur hingga pasar Pon,” terangnya sambil menghitung uanga hasil jerih payahnya.
“Alhmdulillah, bisa habis meski, harus rela jalan kaki,’ terangnya.
Lain lagi dengan yang di alami Heru. Telur gemaknya meski tidak habis tapi meningkat jumlah penjualannya. Menurutnya, kalau hari biasa ia tidak habis 3 kg.
“Paling banter kalau rame habisnya 4 kg kurang sedikit,” tuturnya.
Sedangkan tidak habis itu, menurut Heru karena dirinya membawa telur puyuh lebih dari biasa.
“Ini tadi saya bawa 10 kg. Sebab rencananya nanti malam akan di lanjut berjualan di prapatan Tonatan,” terangnya.
Sedangkan Harno yang asli nganjuk dan menikah di Ponorogo, baru kali ini melihat perayaan Suroan di Ponorogo. Penjual Escream ini dagangannya sudah ludes sejak satu jam sebelum kirab.
“Tapi sayang, jalan sudah penuh orang dan sulit untuk mengambilnya,” tutur pedagang satu anak tersebut.
(Kominfo/Jgo)
Please follow and like us:
0

About the author:

Back to Top