Naga Kembar Di atas Gawang

Naga Kembar Di atas Gawang

Comments Off on Naga Kembar Di atas Gawang

Pengrajin Gayor (Kominfo/Jgo)

Ponorogo – Gayor demikian orang menyebut alat untuk menggantungkan gong besar dalam musik pengiring seni Reyog. Gayor ini terbuat dari kayu, dengan 2 tiang untuk menyangga kayu yang melintang. Bentuknya hampir mirip gawang dalam permainan bola. Sehingga ada beberapa orang yang menyebut gawang.

Kayu yang melintang itulah yang digunakan untuk menggantungkan gong dalam pementasan seni reyog. Dalam pembuatan gayor ini, ada yang di hias dengan sungging dan ukit, tapi juga ada yang tidak.

“Harganya juga berbeda sedikit,” ujar Warsito, salah satu pengrajin gayor yang tinggal di Desa Singosaren.

Harga tersebut berbeda karena tingkat kesulitannya dalam pembuatan gayor.

Selain diukir gayor gong, juga di hias dengan gambar naga di atas gawang. Hiasan Naga yang umumnya dibuat dua dengan ekor yang melilit. Dengan sisik yang dihias melalui tatah menyerupai daun.

“Satu hiasan naga saja, membutuhkan pengerjaan 3-5 hari,” ujar Warsito.

Pengerjaan satu gayor, menurut Warsito membutuhkan waktu 1 minggu bila, lengkap dengan ukiran dan hiasan naga tanpa pengecatan.

“Itu bila kita garap santai, dan tidak ada halangan. Misalnya tak ada pemadaman listrik dan sebagainya,” tegas Warsito.

Selain lama pengerjaan karena tingkat kesulitan, harga gayor juga dipengaruhi dengan harga bahan dasarnya atau jenis kayu. Harga 1 gayor bisa mencapai 9 juta rupiah, dalam keadaan tanpa cat, bila naga dan gawang terbuat dari kayu jati.

“Tapi saat ini permintaan yang seharga segitu hanya beberapa buah. Tidak mesti satu tahun 2 kali,” tambah Warsito.

Umumnya, pemesanan gayor, harga sekisar 1,5 juta rupiah hingga 2 juta rupiah Itu terbuat dari bahan dasar kayu biasa saja. Kategori bahan kayu biasa adalah, kayu petai, kayu kembang atau kayu jati merak atau kayu waru.

Warsito dalam menekuni usaha kerajinan gayor ini lebih dari 25 tahun. Kini dalam mengerjakan kerajinan tersebut di bantu oleh anak dan istrinya. Karya gayor miliknya dijual pada show room kerajinan reyog. Karya kerajinanya sudah tersebar hingga luar pulau. Baik itu gayor gong reyog ataupun gayor kerawitan. (Kominfo)

Please follow and like us:
0

About the author:

Back to Top