Panenan Tembakau Memuaskan

Panenan Tembakau Memuaskan

No Comments on Panenan Tembakau Memuaskan

Salah satu Petani Tembakau di Desa Wringin Anom

SAMBIT – Petani tembakau di Desa Wringin Anom Kecamatan Sambit merasa bisa bernafas lega. Pasalnya panen tahun ini lebih baik ketimbang tahun yang kemarin. Seperti yang diungkapkan oleh Wiwik, anggota Kelompok Tani Makmur I dan juga petani tembakau. Minggu (09/10)

Menurut Wiwik, tahun ini cuaca menguntungkan bagi petani tembakau dikarenakan hujan tidak terlalu deras sehingga pertumbuhan, panen dan pengelolaan hasil panen berpihak kepada petani. Sehingga penjemuran pada tembakau yang sudah di rajang bisa, cepat kering. Dan hasil penjemuran bisa cepat dan warna pun baik. Berbeda ketika musim dan matahari tidak mendukung, yang butuh waktu 3 hari untuk memaksimalkan penjemuran

“Hujan tidak begitu deras, sehingga baik dalam pertumbuhan hinggga panen dan pengolahan hasil panen bisa dikatakan berpihak pada petani, Kalau matahari tidak mendung, kita maksimal 3 hari proses penjemuran” terang Wiwik.

Kelompok Tani Makmur I Wringin Anom Sambit, memang sudah beberapa tahun ini mengolah lahan untuk ditanami tembakau. Pilihan tersebut, karena proses penanaman dan pengolahan seimbang dengan hasil panen. Untuk itu para Petani yang tergabung dengan Kelompok Tani Makmur I, kerja sama dengan salah satu perusahaan, untuk pembelian benih obat obatan sampai penjualan hasil panen.

Di Wringin Anom dengan Kelompok Tani Makmur I, penanaman tembakau mencapai 10 ha, yang hasil panennya di jual kepada Perusahaan dengan harga sekitar 20 ribu hingga 32 ribu rupiah per kilo gram. Sedangkan untuk Kelompok Tani Makmur I Wringin Anom rata-rata hasil jual Petani per kilo gram 25 ribu rupiah. Harga tersebut, sesuai kualitas. Kualitas paling baik, bisa mencapai 36 ribu rupiah per kilo gram.

“Kualitas tersebut, dari warna, ketika kering. Sedangkan kualitas tersebut, bisa di jaga dengan hasil perajangan, Sebelum di rajang kita harus bisa memisahkan daun tembakau. Bila ujungnya muncul warna kuning kering atau kurang sehat kita sisihkan” ujar Wiwik.

Untuk perajangan ini Kelompok Tani Makmur I Wringin Anom mendapatkan bantuan dari Dinas Perkebunan mesin perajang 1 unit dan pengolah lahan 1 unit. Kesemua alat tersebut hingga kini di manfaatkan dengan baik oleh Kelompok Tani Makmur l Wringin Anom. (Kominfo/Jgo)

Please follow and like us:
0

About the author:

Back to Top