Prasasti Ketro Bukti Keberadaan Wengker

Prasasti Ketro Bukti Keberadaan Wengker

Comments Off on Prasasti Ketro Bukti Keberadaan Wengker

Sawoo – Prasasti Ketro, merupakan sebuah bukti adanya pemerintahan waktu itu. Yakni sebuah pemerintahan kerajaan semasa kerajaan Panjalu Kediri.
Prasasti dengan tulisan yang sudah mulai memudar,  berada di Pinggir jalan dengan kondisi yang mengenaskan.
“Masyarakat sekitar sini mengeramatkan batu tersebut. Bila ada orang mantu selalu dikirimi sesaji  panjang ilang,” ujar salah satu warga yang tidak jauh dari lokasi prasasti. Masyarakat menyebut prasasti tersebut dengan nama watu tulis.
“Karena ada tulisan tulisan yang tertatah dan kini sudah lama jadi coretan tatah mulai memudar,” ujar warga sekitar.
Prasasti Ketro bertuliskan angka, 1055 Saka. Yang berarti Prasasti tersebut merupakan bukti adanya pemerintahan di Ponorogo pada tahun itu. Kita bisa mengerti bahwa, tahun Saka 1055, berarti pada tahun Mesehi 1133, yang merupakan pemerintahan bersamaan dengan Kediri Kerajaan Panjalu. Bisa di garis bawahi bahwa prasati tersebut adalah masa Kerajaan Wengker.
Prasasti yang memiliki tinggi 120 cm dengan lebar 70 cm dengan ketebalan 17 cm ini, memang mengenaskan. Selain tulisan yang sudah semakin aus di makan waktu, keberadaannya dikerumuni semak belukar tergeletak di pinggir jalan makadam di pematang sawah.
Pada Agustus 2013, prasasti ini sudah menjadi pembicaraan para pengkaji Sejarah di Jawa Timur. Novi salah satu aktifis sejarah dari PASAK, Mengemukakan bahwa, tahun 1055 Saka (sekitar 1133 M) merupakan masa pemerintahan ri Maharaja ri Bamewara Sakalabuanatustikarana Sarwwaniwaryyawiryya Parakrama Digjayottunggadewa. Pada masa itu belum ditemukan data adanya kerajaan ataupun penguasa lain yang memerintah di Jawa bagian timur.
Maka para pengkaji sejarah dan aktivis Budaya di Ponorogo, menitipkan harapan pada Pemerintah agar Prasasti Ketro mendapatkan perhatian. Minimal prasasti tersebut dibuatkan cungkup.
Menurut pandangan mereka, prasasti ini sudah memenuhi kriteria Kriteria Cagar Budaya sesuai Pasal 5 poin “a”. UU Cagar Budaya No.11 Tahun 2010 (Pasal 5-10). (kominfo/Jgo)
Please follow and like us:
0

About the author:

Back to Top