Sosialisasi Pabrik Tepung Tapioka Tajug

Sosialisasi Pabrik Tepung Tapioka Tajug

Comments Off on Sosialisasi Pabrik Tepung Tapioka Tajug

SOSIALISASI RENCANA PRODUKSI PABRIK TEPUNG TAPIOKA

PT.BUDI STARCH DAN SWEETENER,Tbk

 

IMG-20160811-WA0016 (1)PONOROGO. – Rabu ( 10/8/ 2016), pkl 12.15 s/d 14.30 WIB bertempat di kantor Desa Tajug Kec.Siman Kab.Ponorogo dilaksanakan sosialisasi rencana produksi pabrik tepung tapioka PT Budi Starch Sweetener Tbk .

Hadir pada acara tersebut Forum Pimpinan Daerah (Forpimda),Muspika kec.Siman, Jony Taslim Pimpinan PT.Budi Starch dan Sweetener.,Tbk, Edi Lim GM PT.Budi Starch Sweter.,Tbk, Tedy GM PT.Sungai Budi Group ( koordinator pabrik ), Kepala Desa Tajug, BPD dan perwakilan masyarakat Desa Tajug serta anggota LSM LPKSI.

Tedy GM PT.Sungai Budi Group menyampaikan dalam sambutannya pabrik tepung tapioka berkapasitas produksi 150 ton/hari, dan berharap keberadaan pabrik berdampak positif terhadap petani singkong juga warga sekitar pabrik, diharapkan keberadaan perusahaan pabrik tepung tapioka dapat meningkatkan peningkatan PAD Kab.Ponorogo khususnya, Provinsi Jawa Timur pada umumnya. Tedy berharap kepada pemkab Ponorogo, pemdes, dan dinas terkait serta masyarakat memberikan ijin produksi sehingga dapat memberikan satu nilai tambah untuk Kab.Ponorogo.

Bupati Ponorogo Drs.H.Ipong Muchlissoni dalam sambutannya menyampaikan salah satu alat meningkatkan ekomomi adalah hadirnya industri, karena Ponorogo mayoritas masyarakatnya petani sehingga yag paling cocok adalah industri pertanian seperti pabrik tepung. Kehadiran industri mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi sehingga berdampak pada kesejahteraan masyarakat dan akan mendorong ekonomi warga di sekitar pabrik. Keberadaan pabrik harus mendapatkan barokah dan maslahat terhadap masyarakat sekitar, tapi yang harus disadari masyarakat bahwa perusahaan juga ada hitungan-hitungan yang perlu dipertimbangkan agar tidak rugi. Lebih lanjut Bupati menjelaskan perusahaan agar memperhatikan dampak-dampak yang ditimbulkan oleh perusahaan agar bisa diminimalisir, untuk itu membangun komunikasi yang baik utamanya dengan masyarakat dalam rangka semua pihak bisa merasa nyaman bilamana perusahaan beroperasi. (K.O.M.I.N.F.O)

Please follow and like us:
0

About the author:

Back to Top