Tilik Desa Pulung

Tilik Desa Pulung

Comments Off on Tilik Desa Pulung
PONOROGO, (PULUNG) – Bupati Ponorogo, H. Ipong Muchlissoni, menyayangkan punahnya komoditas unggulan jeruk Pulung saat ini telah punah dan sulit ditemukan. Pernyataan itu dilontarkan bupati dalam sambutannya saat acara Tilik Desa Pulung kecamatan Pulung, Jumat, (24/03) yang dilaksanakan di balai desa setempat. Tilik Desa kali ini diisi dengan peresmian Pasar Pulung hingga Balai desa setempat serta dialog tanya jawab dengan warga.
Sebagaimana diketahui, dahulu buah Jeruk Pulung sangat terkenal karena rasanya yang khas dan manis.
“Jika jeruk pulung itu kini punah karena dulu kena hama mematikan, dan itu sudah lama, semoga masyarakat dan pemerintah setempat bisa kembangkan dan budidayakan lagi,” pinta bupati.
Sepengetahuan bupati yang memang punya wawasan luas dan   ber SDM mumpuni ini, biasanya setelah 10 tahun, siklus hama itu akan benar-benar punah. Karena punahnya sudah lama, tidak ada salahnya jika sekarang dimulai lagi budidaya Jeruk Pulung itu.
“Mungkin dicoba dulu sedikit lewat semacam demplot begitu. Jika ternyata berhasil baru bisa dikembangkan secara massal,” terang H. Ipong.
Dalam kesempatan itu pula disampaikan bupati bahwa beberapa hari lalu pemerintah daerah telah mengajukan konsep penyediaan lahan untuk pembangunan kantor Polsek dan Koramil. Dan telah diajukan dan digodok DPRD Ponorogo.
Lainnya, bupati menyampaikan bahwa prioritas pembangunan selama dua tahun belakangan masih pada peningkatan sarana jalan. Yang nanti akan diteruskan dengan program peningkatan pendapatan petani.
Sedangkan sebelumnya, Kepala Desa Pulung, Anik Yundari, menyampaikan bahwa salah satu program pengganti produk unggulan Jeruk Pulung yang sekarang ini sulit dilakukan, adalah dengan produk pertanian berupa bawang merah yang bisa tumbuh baik dan cocok dengan karakter tanah desa Pulung.
“Bukan kita tidak butuh bantuan atau apa, tapi saya yakin pak Bupati tanpa kita sambati, sudah tahu apa yang kita dan masyarakat butuhkan,” tegas Kades. (Kominfo)
Please follow and like us:
0

About the author:

Back to Top