Bupati Minta Pejabat Distan Juga Rajin ke Lapangan

By on December 13, 2018 at 2:47 pm 0 1579 Views

PEJABAT-PEJABAT di Dinas Pertanian Kabupaten Ponorogo diminta untuk juga rajin ke lapangan guna menambah pengalaman. Hal ini agar program yang disusun bisa sesuai dengan kondisi yang ditemui serta dilaporkan oleh para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

Hal ini disampaikan Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni di hadapan para ASN Dinas Pertanian pada Pembinaan ASN dinas tersebut, Kamis (13/12/2018) di kantor dinas terkait. Bupati Ipong menilai saat ini kinerja dinas pertanian, terutama para PPL-nya sudah optimal. Terbukti dari hasil pertanian yang sudah jauh melebihi target.

Meski begitu, para ASN Distan tetap perlu diberi motivasi dan semangat untuk terus bekerja. Apalagi, Ponorogo mengandalkan pertumbuhan ekonominya dari sektor pertanian. Disebutkannya, 67 persen penyumbang perekonomian Ponorogo adalah sektor pertanian.

“Namun, di Ponorogo ini masih ada beberapa tantangan untuk memajukan pertanian,” ungkap Bupati Ipong.

Tantangan itu antara lain adalah minimnya petani muda, belum ada sistem pertanian komunal serta ongkos produksi yang masih tinggi. Untuk menumbuhkan minat menjadi petani sebenarnya sudah ada upaya memodernkan alat pertanian. Namun hal ini masih perlu didorong agar terus muncul petani muda.

Persoalan berikutnya adalah model pertanian komunal yang memungkinkan penyatuan lahan tanap terpisah pematang. Peniadaan pematang akan membuat alat-alat modern dan mesin berat lebih mudah masuk ke lahan pertanian. Ongkos produksi juga masih tinggi. Terutama di peternakan maupun perikanan. Akibatnya, ketersediaan daging dan ikan minim dan membuat harganya mahal.

“Karena itu dibutuhkan kesabaran dan ketelatenan untuk mengedukasi petani-petani kita. Makanya pejabatnya juga saya dorong rajin juga ke lapangan untuk bisa melihat data secara nyata dan bisa membuat program yang bagus,” ungkap Bupati Ipong.

Bupati Ipong berpesan agar para karyawan Dinas Pertanian bisa terus mendorong para petani mempertahankan produksinya selama ini. Produki beras di Ponorogo pada 2017 lalu mencapai 580 ribu ton. Jumlah ini sudah sangat tinggi untuk ukuran Jawa Timur maupun nasional. (kominfo/dist)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *