Akhir Januari, Gedung Pasar Legi Rata Dengan Tanah

By on January 17, 2019 at 5:15 pm 0 421 Views

GEDUNG Pasar Legi yang separuhnya terbakar akan segera diganti dengan gedung baru yang lebih baik. Pemerintah menargetkan akhir Januari nanti gedung tersebut sudah bisa dirobohkan dan gedung yang baru segera dimulai pembangunannya.

Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Ponorogo Bambang Tri Wahono mengatakan, setelah dikosongkan, Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (Perdagkum) sudah menyerahkan gedung itu ke pihaknya. Akhir pekan lalu, appraisal atau penghitungan nilai atas bangunan gedung Pasr Legi tersebut.

“Nilainya sekitar Rp 800 juta. Itu bangunan dan semuanya yang ada di situ ya. Besi-besi dan semuanya lah,” ujar Bambang, Kamis (17/1/2019).

Pihaknya juga telah berkirim surat kepada Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Madiun agar bisa dilaksanakan lelang atas gedung Pasar Legi tersebut. Pemenang lelang yang nantinya akan melakukan pembongkaran atau perobohan. DPKAD Ponorogo tinggal menunggu surat balasan dari KPKNL Madiun.

“Ya nanti kita inginnya bangunan sudah rata dengan tanah. Targetnya akhir Januari sudah dilaksanakan,” imbuh Bambang.

Pasar Legi Ponorogo sudah dalam kondisi kosong saat ini. Gedung ini sudah diserahkan ke DPKAD dan akan segera dilelang.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (Perdagkum) Ponorogo Addin Adhanawarih, menambahkan, pemerintah pusat telah menyiapkan dana sebesar Rp 244 miliar untuk pembangunan gedung baru Pasar Legi Ponorogo. Pekerjaan pembangunan akan memakan waktu sekitar satu tahun atau tahun tunggal.

“Rencananya akan jadi bangunan empat lantai dengan daya tampung sekitar 5 ribu pedagang,” ungkapnya.

Dikatakannya, dalam rencana yang ada gedung baru tersebut akan berdiri dari ujung selatan dekat perempatan hingga ke pasar eks pengadilan yang saat ini merupakan lahan parkir dan bongkar muat dagangan. Area parkir untuk kendaraan juga akan tersedia di setiap lantai demi memudahkan para pembeli. Tangga dan jalan menuju tiap lantai dirancang landai sehingga tidak menyulitkan arus naik dan turun para pedagang maupun pembeli.

“Ada juga rencana memasang lift. Tapi masih dalam pertimbangan karena biaya operasionalnya mahal,” kata Addin.

Dari pantauan, saat ini gedung Pasar Legi sudah benar-benar kosong. Tidak ada lagi aktifitas perdagangan di lokasi tersebut. Sebuah banner berukuran sekitar 1 x 2 meter tampak terpasang di utara pintu masuk. Banner ini berisi pengumuman bahwa Pasar Legi pindah ke lokasi darurat di Jalan Dr Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Keniten, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, tepatnya di atas lahan bekas RSUD Harjono. (kominfo/dist)

  News
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *