Mulai Hari Ini Pemkab Ponorogo Gratiskan Perawatan Pasien Demam Berdarah

By on January 31, 2019 at 3:27 pm 0 691 Views

GRATIS. Mulai Kamis (31/1/2019) pukul 00.00 WIB biaya perawatan pasien demam berdarah di seluruh rumah sakit (RS) di Ponorogo gratis. Pemkab Ponorogo akan menanggung biaya tersebut.

Sekretaris Daerah Kabupaten Ponorogo Agus Pramono, Kamis (31/1/2019) mengatakan, ia telah menerbitkan surat edaran kepada rumah-rumah sakit yang memberitahukan bahwa biaya perawatan pasien demam berdarah yang masuk mulai pukul 00.00 WIB akan ditanggung Pemkab Ponorogo alias pasien tidak perlu membayar ke RS.

Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni saat mengunjungi pasien demam berdarah di RSUD dr Harjono beberapa hari lalu.

“Ini menindaklanjuti penetapan Kejadian Luar Biasa (KLB) untuk demam berdarah oleh Bupati Ponorogo. Seluruh RS baik RS pemerintah maupun swasta wajib menggratiskan. Per paket (perawatan satu pasien) yang bisa diklaim ke pemerintah daerah adalah Rp1,85 juta,” ungkap Sekda Agus kepada ponorogo.go.id di kantornya.

Bagi warga yang menjadi peserta BPJS kelas I dan kelas II, penggratisan ini juga berlaku. Untuk pelayanan RS kepada mereka, lanjut Sekda Agus, harus tetap sama dengan kelas BPJS-nya. RS tidak boleh mengurangi fasillitas meskipun besaran klaim peserta BPJS kelas I dan kelas II yang sebesar Rp 1,85 juta ini setera dengan peserta BPJS kelas III.

“Kami sudah komunikasikan itu ke RS-RS yang ada. Pelayanan harus tetap sama. Kita minta mereka (para dokter, tenaga medis dan paramedis) memberikan sumbangsih kepada sesama warga Ponorogo dalam kondisi yang memang luar biasa ini,” ungkap Sekda Agus sambil menerangkan bahwa RS bisa menekan biaya perawatan dengan menyedekahkan tenaga dan pikiran para karyawannya pada kasus ini.

Untuk alokasi dari dana darurat atau dana on call ini, kata Sekda Agus Pramono, adalah untuk sekitar 400-an pasien. Namun bila ternyata jumlah pasien penderita DB lebih dari ini maka tetap bisa ditagihkan kepada Pemkab Ponorogo.

Selain surat edaran soal penggratisan ini, Sekda juga menerbitkan surat himbauan bagi para camat untuk diteruskan hingga tingkat desa dan kelurahan juga sekolah-sekolah di seluruh wilayah Ponorogo.

“Intinya kita minta semua warga melakukan kerja bakti untuk membersihkan lingkungan sebagai bentuk Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Saya ajak seluruh warga Ponorogo untuk kompak dan bersama-sama menanggulangi kondisi ini,” tuturnya. (kominfo/dist)

  News
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *