Stok Trombosit Di PMI Menipis, PMI Ajak Warga Berdonor

By on January 31, 2019 at 3:29 pm 0 306 Views

Maraknya wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) yang terjadi di wilayah  Kabupaten Ponorogo, membuat stok Trombosit di Palang Merah Indonesia (PMI) menipis. Hal ini terjadi karena setelah ditetapkannya status Kejadian Luar Biasa (KLB) DBD beberapa hari lalu oleh Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni.

 Dr. Andy Nurdiana, Kepala Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia mengungkapkan, untuk stok trombosit untuk wilayah Ponorogo kian hari kian menipis. Pasalnya banyaknya para penderita yang terjangkit DBD yang berada di enam rumah sakit yang berada di wilayah Ponorogo.

 “Stok trombosit sangat cenderung tidak aman, saat ini stok untuk trombosit hanya tersedia untuk golongan A dan AB saja,” Ungkapnya, Kamis (31/1/2019)

Untuk mencukupi kebutuhan trombosit di enam rumah sakit yang berada di Ponorogo, PMI lebih intens dalam menggalakkan donor darah untuk mencukupi kebutuhan trombosit yang di minta rumah sakit yang setiap harinya mencapai 20 kantong.

“Melihat posisi stok kami menipis, ini yang mebuat kami was-was karena permintaan itu terus ada. Sehingga untuk mencukupinya kami lebih intens dalam menggalakkan donor darah,” tambahnya.

Andy juga menjelaskan untuk stock yang bisa dinyatakan aman untuk pasokan trombosit perharinya 20-25 kantong. Karena satu pasien bisa menghabiskan 4-5 kantong trombosit melihat kondisi pasien.

 “Sedangkan kami cuma memiliki 9 kantong dari darah A dan AB, sedangkan untuk trombosit ini bisa bertahan dalam lima hari sejak pengambilan darah para pendonor, dan untuk memproduksi trombosit itu hanya memerlukan waktu dua jam. Untuk itu bagi yang donor darah hari ini ya langsung kami produksi untuk memenuhi permintaan,”jelasnya.

Pihaknya juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk ikut serta dalam membantu sesama, dengan cara berdonor untuk mencukupi kantong trombosit bagi penderita DBD.

“Mari berdonor untuk membantu sesama, dan donor itu juga menyehatkan,” ajaknya. (Kominfo/fdl)

  News
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *