Panen Durian Ngebel Turun 30 Persen Akibat Cuaca Tak Kondusif

By on February 26, 2019 at 12:44 pm 0 286 Views

PRODUKSI buah durian di Kecamatan Ngebel selama musim panen 2019 diperkirakan turun hingga 30 persen. Intensitas hujan yang tidak begitu besar membuat pohon durian tidak optimal dalam berbuah.

Ketua Gapoktan Bathoro Sejati, Hanggono, Selasa (26/2/2019) menyatakan, curah hujan pada musim penghujan kali ini lebih sedikit dibanding musim penghujan biasanya. Akibatnya, pohon durian kekurangan air.

Ketua Gapoktan Bathoro Sejati, Hanggono,

“Padahal, air ini menjadi faktor pokok ketika pohon akan berbuah,” ungkapnya di Ngebel sambil menyebut jumlah buah di tiap pohon menurun karena kekurangan air ini.

Meski begitu, kualitas alias rasa durian tidak begitu terpengaruh. Durian Ngebel, kata Hanggono tetap lezat dan legit.

“Ini karena asupan gizi dari pupuk organik yang kita berikan. Tapi untuk jumlah buah memang tergantung pada suplai air. Jadi, mau tidak mau karena hujannya lebih sedikit, produksi buah juga sedikit,” papar Hanggono. Inovasi atau cara lain untuk mengantisipasi hal semacam ini belum ditemukan.

Walaupun terjadi penurunan, lanjutnya, produksi durian Ngebel masih bisa dibilang melimpah. Buktinya, para petani durian di Ngebel masih mampu dan bersuka cita ketika harus berpartisipasi pada Pesta Durian pada Minggu (24/2/2019) lalu.

“Itu artinya memang masih banyak (panenannya) sehingga sebagai rasa syukur maka kita bagikan ke warga lain,” ujarnya.

Bahkan, tahun depan para petani yakin akan mampu membuat Pesta Durian yang lebih meriah. Buah yang dibagikan tidak hanya 2.000 butir tapi lebih dari itu.

“Karena itu kita mohon doa restu dari semua pihak. Juga dukungan dari Pemkab Ponorogo untuk bisa lebih mendorong pertanian durian di Ngebel ini,” pungkasnya. (kominfo/dist)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *