Waspada Penyakit Paska Banjir

By on March 10, 2019 at 12:07 pm 0 374 Views

Paska terjadinya banjir di wilayah Ponorogo kemarin, Rabu malam (6/3/2019) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ponorogo menghimbau kepada masyarakat yang terdampak untuk mewaspadai beberapa penyakit yang timbul, salah satunya bakteri Leptospira yang merupakan penyakit yang di timbulkan dari bakteri leptospirosis interrogans yang disebarkan oleh urine dan darah hewan yang terinfeksi bakteri ini (lestospirosis,red). 

Rahayu Kusdarini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo menghimbau kepada masyarakat yang terdapak banjir untuk mewaspadai penyakit yang timbul paska banjir, salah satunya lestospirosis yang disebarkan oleh urine dan darah hewan yang terinfeksi bakteri. 

Petugas Dinkes Ponorogo melakukan pengecekan kesehatan kepada masyarakat terdampak banjir

“Penyakit ini disebarkan oleh urine atau darah hewan yang terinfeksi bakteri ini, seperti hewan pengerat dan hewan ternak,” ungkapnya. Minggu (10/3/2019).

Rahayu Kusdarini juga menjelaskan penyakit ini sebenarnya bisa dicegah dengan cara perilaku hidup bersih dan sehat seperti minum air matang, makan bergizi, cuci tangan, dll. Bersih lingkungan waspada bila populasi tikus meningkat. Bila ada luka segera dirawat. Beraktifitas digudang, sawah atau kebun gunakan pelindung sarung tangan, alas kaki. Bila ada keluhan panas, pusing, mual, nyeri otot segera periksa.

“Penyakit itu bisa di cegah dengan pola hidup sehat, dan bila terjadi luka segera dirawat, bila ada keluhan panas, pusing, mual, nyeri, otot segera periksa,” jelasnya. 

Bila masyarakat yang terdampak mengalami gejala demam menggigil yang mendadak, nyeri kepala, pegal-pegal, nyeri otot, gejala khas yaitu nyeri tekan pad otot betis, nyeri perut, mual, dan muntah, iritasi dan kemerahan pada mata disertai fotofobia (takut terhadap cahaya), ruam pada kulit masyarakat bisa menghampiri petugas Dinkes yang berada di posko dan bisa diarahkan puskesmas terdekat untuk diperiksa dan cek Lab RDT Leptospira.

“Bila mengalami gejala seperti diatas, masyarakat bisa menghampiri petugas kami diposko atau puskesmas terdekat untuk diperiksa dan cek lab RDT Leptospira,” himbaunya. (Kominfo/fdl)

  News
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *