3.505 Usulan Warga Masuk ke e-musrenbang

By on March 19, 2019 at 8:29 pm 0 297 Views

APLIKASI e-musrenbang yang mulai dipakai Pemkab Ponorogo mendapat respons antusias dari warga Ponorogo.  Buktinya, selama sekitar dua pekan terakhir terdapat 3.505 usulan yang masuk ke e-musrenbang untuk dibahas secara intensif menjadi rencana kerja Pemkab Ponorogo untuk 2020 mendatang.

Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni saat memberikan sambutan sekaligus membuka Musrenbang Kabupaten Ponorogo 2020 di Gedung Sasana Praja, Selasa (19/3/2019).
Kepala Bappeda Litbang Ponorogo Sumarno saat memberikan laporan terkait pelaksanaan Musrenbang Kabupaten Ponorogo di Gedung Sasana Praja, Selasa (19/3/2019).

Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Ponorogo Sumarno, Selasa (19/3/2019) mengatakan, sejak diluncurkan awal bulan ini, e-musrenbang memang terus menerima usulan dari warga. Dari 3.505 usulan yang masuk, sebanyak 480  usulan adalah untuk kegiatan bidang ekonomi, 453 untuk kegiatan bidang sosial budaya dan 2.573 usulan untuk kegiatan bidang prasarana.

“Aplikasi ini (e-musrenbang) memang untuk mendukung sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) yang akan diluncurkan Presiden pada akhir bulan ini. Dari e-musrenbang usulan akan disaring dan diolah sehingga muncul e-planning. Dari e-planning muncul e-budgetting,” terang Sumarno di sela Musrenbang Kabupaten Ponorogo di Gedung Sasana Praja.

Dengan e-musrenbang ini, warga bisa lebih terakomodasi aspirasinya. Muaranya, berbagai kegiatan pembangunan yang dilaksanakan benar-benar berbasis atau berorientasi pada kebutuhan dan kepentingan masyarakat.

Pada sistem yang serba elektronik ini, sistem penganggaran otomatis juga berubah. “Kalau dulu saat perencanaan dari masing-masing SKPD sudah ada angka-angka (nominal anggaran). Dengan SPBE ini tidak seperti itu lagi. Sekarang begitu kegiatan muncul volumenya, maka baru akan ada angkanya,” ungkap Sumarno.

Soal banyaknya usulan yang masuk dibanding dengan sistem usulan konvensional, Sumarno menyatakan hal ini terkait dengan banyaknya aspirasi atau usulan warga yang bisa dipenuhi oleh Pemkab Ponorogo. Apalagi, saat ini Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni menekankan agar kegiatan yang diusulkan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD/dinas dan badan) lebih mendekati keinginan masyarakat.

“Ada pergeseran pola kepentingan yang dibahas dalam paparan OPD-OPD (pemaparan rencana kegiatan di hadapan bupati) selama beberapa hari lalu. Semua OPD diminta memberikan paparan rencana kegiatan yang mengakomodasi kepentingan masyarakat dan tidak boleh memaparkan kegiatan dalam OPD itu sendiri. Dan memang banyak usulan yang ternyata dipenuhi oleh Pemkab Ponorogo,” pungkas Sumarno. (kominfo/dist)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *