Seribu Personel Polri dan TNI Siaga Amankan Kampanye Terbuka

By on March 22, 2019 at 5:18 pm 0 221 Views

PENGAMANAN wilayah Ponorogo selama masa kampanye terbuka yang dimulai 24 Maret mendatang akan digawangi oleh sekitar seribu personel Polri dan TNI dari Polres dan Kodim 0802 Ponorogo. Mereka akan rutin berpatroli menjaga kondisi kondusif di tengah masyarakat.

Kapolres Ponorogo AKBP Radiant, Jumat (22/3/2019) usai Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata 2019 di Aloon-Aloon Ponorogo mengatakan, pihak Polres Ponorogo akan menerjunkan sekitar 756 personel selama 21 masa kampaye terbuka dalam operasi terpadu tersebut. Sedangkan dari Kodim Ponorogo akan menurunkan lebih dari 200 personelnya.

“Para anggota Polri dan TNI ini akan terus berkeliling memantau situasi di tengah masyarakat untuk mengantisipasi dan menjagany agar tetap aman,” ungkapnya.

Kapolres Ponorogo AKBP Radiant dan Dandim Ponorogo Letkol Madde Sandy Agusto saat melakukan inspeksi pasukan dalam Ape Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata 2019 di Aloon-Aloon Ponorogo, Jumat (22/3/2019).

Soal peta kerawanan, AKBP Radiant menyatakan seluruh Kabupaten Ponorogo termasuk wilayah kurang rawan. Untuk itu, dalam pengamanan saat pemungutan suara nanti adalah pola 1-5-10. Maksudnya, setiap satu orang personel Polri akan mengamankan lima tempat pemungutan suara (TPS) dengan didampingi oleh 10 orang anggota Linmas.

Masih soal kerawanan keamanan, Ponorogo disebutkan sebagai daerah yang hampir tanpa kerawanan berarti. Yang menjadi perhatian hanyalah masalah geografis karena kontur sebagian wilayah Ponorogo berada di pegunungan atau perbukitan. Hal ini membuat pengiriman surat suara atau pengembaliannya menuju Kantor KPU memerlukan upaya ekstra.

“Kita berharap sudah tidak terlalu sering hujan sehingga jalan yang berada di lereng-lereng bukit sudah tidak licin sehingga lebih memudahkan distribusi dan pengamanannya,” imbuh AKBP Radiant.

Apel Gelar Pasukan Orpasi Mantap Brata 2019 di Aloon-Aloon Ponorogo, Jumat (22/3/2019).

Kapolres juga menghimbau agar seluruh masyarakat tidak khawatir atau takut beraktifitas slama masa kampanye maupun pada saat hari pencoblosan nanti. “Warga tidak perlu takut untuk berkegiatan. Silakan apda 17 Apil nanti datang ke TPS-TPS dan mencoblos, menyalurkan hak pilihnya. TNI dan Polri siap mengamankan jadi tidak perlu khawatir. Jangan percaya berita-berita bohong yang menyatakan pada tanggal itu akan terjadi yang begini begitu, itu tidak benar,” pungkas AKBP Radiant.

Selain TNI dan Polri, sejumah elemen masyarakat juga akan terlibat dalam pengamanan pemilu kali ini. Mulai dari Banser, Kokam, Pendekar Lantas, FKPSB, Linmas, Satpol PP dan sejumlah elemen lainnya. Pada Apel Gelar Pasukan, Jumat (22/3/2019), sebanyak 1.500 pasukan dari TNI-Polri dan elemen-elemen ini disiagakan untuk melihat kesiapan masing-masing kesatuan. (kominfo/dist)

  Umum
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *