Rektor UMPO dan Goweser Himbau Warga Ponorogo Tidak Golput

By on April 6, 2019 at 2:39 pm 0 361 Views

PESTA ulang tahun atau milad ke-33 Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO) disisipi seruan untuk berdemokrasi. Yaitu dengan menyerukan himbauan dan ajakan untuk menyalurkan hak suara pada pileg dan pilpres 17 April mendatang. Juga menghimbau agar tidak menjadi golongan putih alias golput karena tidak mencoblos sama sekali.

Pesan ini dititipkan oleh UMPO kepada para goweser peserta charity bike. Sepanjang rute gowes, para goweser bisa sesekali menyapa warga yang ditemui untuk tidak golput. Sebab demokrasi akan semakin sehat bila semakin banyak warga yang turut serta di dalamnya.

Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni (kaos putih) dan Rektor UMPO Sulton (kaos hijau merah) saat menyerahkan paket santunan kepada sejumlah warga Desa Mrican, Kecamatan Jenangan dalam rangka Milad ke-33 UMPO, Sabtu (6/4/2019).

“Berpartisipasi dalam pileg-pilpres adalah hak. Maka, hak ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Kita himbau jangan golput. Satu suara sangat berharga dalam menentukan masa depan bangsa ini di masa mendatang,” jelas Rektor UMPO Sulton sesaat sebelum memberangkatkan peserta Charity Bike Milad ke-33 UMPO, Sabtu (6/4/2019).

Sulton mengajak semua warga untuk turut mensukseskan pileg dan pilpres kali ini. Caranya, lanjutnya, dengan memastikan diri untuk hadir di TPS pada 17 April mendatang dan memberikan hak suaranya dengan mencoblos salah satu pasangan capres-cawapres dan salah satu wakil di DPD, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten.

“Kita ajak semua yang sudah punya hak pilih untuk datang ke TPS bersama-sama keluarga kita yang lain untuk menyalurkan hak suaranya,” ungkapnya.

Menanggapi hal ini, Bupati Ponorogo Ipong Muclissoni mengaku himbauan untk tidak golput melalui bike charity ini patut dihargai. Menurutnya, hal ini sejalan dengan keinginan pemerintah untuk mensukseskan pesta demokrasi.

“Ini sangat bagus. Golput itu memang hak. Tapi ikut mencoblos itu berarti turut menentukan masa depan bangsa. Jadi mari pada harinya nanti (17 April 2019), kita semua berbondong-bondong ke TPS untuk mencoblos,” pesannya.

Menurut Bupati Ipong, hal ini menunjukkan bahwa UMPO tidak hanya peduli dengan masalah pendidikan di Ponorogo. Tetapi juga peduli dengan berbagai persoalan lain di Ponorogo. Termasuk di dalamnya adalah dunia politik yang ada di Ponorogo dan Indonesia. (kominfo/dist)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *