Warga Ponorogo Pengikut Thoriqoh di Malang Akan Ikut Coblosan

By on April 6, 2019 at 2:41 pm 0 339 Views

WARGA Desa Watubonang, Kecamatan Badegan, Ponorogo, yang ‘hijrah’ ke Kecamatan Kasembon, Malang, untuk melaksanakan ‘rejeban’ dikabarkan akan kembali ke Ponorogo. Salah satunya untuk keperluan mengikuti Ujian Nasional (UN) dan mencoblos pada 17 April mendatang.

Kabar ini disampaikan Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni di sela sebuah kegiatan di Desa Mrican, Kecamatan Jenangan, Sabtu (6/4/2019). Bupati Ipong menyatakan, para pengikut salah satu thoriqoh ini telah menyatakan kepadanya untuk pulang ke Ponorogo. Namun setelah mereka melaksanakan berbagai kegiatan ibadah sampai di akhir Ramadhan nanti.

“Jadi mereka tetap pada rencana semula yang itu melaksanakan berbagai ibadah di sana (Malang) dan pulang setelah lebaran atau setelah Ramadhan selesai. Tapi ada beberapa yang akan pulang lebih dulu. Mereka itu ada tiga orang anak yang akan mengikuti UN. Mereka akan dipulangkan dengan biaya pemerintah,” ungkapnya.

Kemudian, lanjut Bupat Ipong, seluruh warga yang telah memiliki hak pilih juga akan pulang menjelang 17 April nanti. Direncanakan mereka akan ikut menyalurkan hak politiknya dengan turut mencoblos di TPS tempat mereka terdaftar.

“Mereka akan pulang untuk menggunakan hak pilihnya. Setelah itu mereka akan kembali ke sana,” ujar Bupati Ipong.

Bupati Ipong menyatakan, sejauh ini kondisi para santri Ponorogo yang berada di Malang tersebut baik-baik saja. “Mereka juga terlihat bahagia. Ya, kalau memang mereka memiliki satu keyakinan dan memang mau beribadah ya mau diapakan,” ucapnya.

Sebelumnya, beberapa waktu lalu sebanyak 52 warga Desa Watubonang disebutkan berpindah ke Malang. Kepindahan massal itu membuat geger lantaran dikaitkan dengan isu kiamat sudah dekat. Apalagi sejumlah warga Watubonang yang pindah itu menjual harta benda mereka seperti rumah dan hewan ternak untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka selama di Malang. (kominfo/dist)

  News
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *