Tambah 60 Unit, 150 Desa di Ponorogo Punya Ambulans

By on April 15, 2019 at 10:47 pm 0 344 Views

WARGA Ponorogo di kawasan pinggir boleh sedikit lega. Pada 2019 ini, 60 unit ambulans atau mobil siaga desa akan ditambahkan untuk membantu melengkapi fasilitas kesehatan yang ada di daerahnya.

Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni menyerahkan kunci mobil kepada kepala desa penerima. Penyerahan dilaksanakan di sela apel sore para ASN/PNS di lingkungan Pemkab Ponorogo di halaman Gedung Terpadu, Senin (15/4/2019)
Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni saat mencoba mobil siaga desa yang beberapa unitnya telah diserahkan kepada kepala desa penerima. Penyerahan dilaksanakan di sela apel sore para ASN/PNS di lingkungan Pemkab Ponorogo di halaman Gedung Terpadu, Senin (15/4/2019)

Hal ini ditandai penyerahan kunci dan penandatanganan berkas serah terima mobil siaga desa kepada lima kepala desa di lima wilayah eks-Pembantu Bupati di Ponorogo. Serah terima dilaksanakan Senin (15/4/2019), di sela apel sore para ASN di Ponorogo yang dilaksanakan di halaman Gedung Terpadu Pemkab Ponorogo.

“Harapannya adalah supaya masyarakat terlayani, mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Terutama yang di daerah yang jauh, terpencil atau sejenisnya, jadi kalau ada yang sakit bisa segera dibawa ke rumah sakit,” ungkap Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni.

Sebelumnya telah diserahkan 40 unit mobil desa siaga pada tahap pertama. Lalu pada tahap kedua ada 50 unit yang diserahkan. “Sekarang (tahun ini) kita akan menyerahkan 60 unit. Jadi totalnya adalah 150 unit untuk 150 desa,” ujarnya.

Ke-60 Unit mobil desa siaga ini adalah bantuan terakhir bagi desa-desa di Ponorogo. Sebab dari pertimbangan dan perhitungan Pemkab Ponorogo, 157 desa yang lain berada di kawasan perkotaan. Artinya, kata Bupati Ipong, lokasinya cukup dekat dan terjangkau oleh fasilitas kesehatan yang memadai.

Selain untuk mengangkut warga yang sakit, lanjut Bupati Ipong, mobil desa siaga menurutnya bisa dimanfaatkan untuk keperluan lain yang bersifat mendesak. Mulai dari mengiring pengantin atau mengangkut sayuran. “Tapi syaratnya adalah kondisi darurat dan tidak ada lagi kendaraan lain ya,” tegas Bupati Ipong.

Kades Glinggang Riyanto mengaku, ia dan warganya merasa gembira dengan adanya bantuan mobil siaga desa ini. Ia yakin warga akan sangat terbantu dengan keberadaan mobil ini. “Pasti sangat berguna, sebab selama ini untuk mengangkut warga ke rumah sakit, warga harus cari-cari  mobil carteran. Kalau punya ini, tentu yang akan menguntungkan warga,” ungkapnya.

Sebagai simbolis, penyerahan dilaksanakan kepada lima kepala desa. Desa-desa tersebut adalah Desa Gondowido (Ngebel, eks-PB Pulung), Desa Siwalan (Mlarak, eks-PB Arjowinangun), Desa Kupuk (Bungkal, eks-PB Sumoroto) dan Desa Jimbe (Jenangan, eks-PB Kota).

Pada apel kali ini, Bupati Ipong kembali mengingatkan agar para PNS/ASN ikut mensukseskan pemilu, pileg dan pilpres. Caranya, dengan tidak golput dan mengajak sebanyak-banyaknya warga lain pemilik hak pilih untuk datang ke TPS. Juga ikut mensosialisasikan pemilu dengan jumlah surat suaranya yang cukup banyak.

“Ini pemilu serentak pileg dan pilpres pertama di Indonesia. Jadi harus kita bantu agar lancar dan sukses,” kata Bupati Ipong. (kominfo/dist)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *