Kampung Kelir Surodikraman, Wajah Baru dengan Aura Positif

By on May 3, 2019 at 5:27 pm 0 570 Views

ADA saja inovasi yang dilakukan warga Ponorogo untuk membangkitkan aura positif pada dirinya. Salah satunya dengan mengubah wajah kampungnya menjadi warna-warni. Dengan gotong-royong dan bantuan dari para Pramuka di Kwarcab Ponorogo, saat ini Kelurahan Surodikraman telah berubah menjadi lebih cantik.

Lurah Surodokraman Ahwayuning Hirowati, Jumat (3/5/2019) mengatakan, pengecatan dengan berbagai warna untuk rumah dan beberapa jalan di lima RT di RW 1 Kelurahan Surodikraman merupakan program yang dicetuskan warga dan pihak kelurahan. Hal ini sebagai upaya untuk menggerakkan warga untuk menjadikan kawasan tersebut lebih asri dan nyaman.

Gambar-gambar coret khas anak-anak juga dipilih sebagai hiasan agar nuansa kampung menjadi lebih ceria.

“Ini merupakan program yang didukung oleh para warga. Tujuannya adalah agar masyarakat ini memiliki lingkungan yang lebih baik, lebih nyaman. Harapannya, warga akan memiliki pola hidup yang lebih baik, sehat jasmani dan rohani,” ungkapnya.

Yang tidak kalah penting, lanjutnya, dengan adanya kegiatan pengecatan bersama-sama dengan bantuan para Pramuka Kwarcab Ponorogo, warga akan lebih meningkat kebersamaan dan kegotong-royongannya.

“Ke depannya saya yakin akan ada inovasi-inovasi terkait kemajuan lingkungannya. Juga akan memberikan aura positif atas program-program yang ada di kelurahan ini,” ujarnya.

Suasana muram di sudut ini sekarang telah hilang dan berganti dengan keceriaan setelah dicat dengan warga-warga yang mencolok.

Dengan bantuan sekitar 150 pramuka tingkat penegak putra dan putri dari belasan pangkalan pramuka, pengecatan dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut. Yaitu pada 26 hingga 28 April lalu dengan kemasan Festival Wirakarya Kampugn Kelir Pramuka 2019. Namun karena masih ada bagian yang belum selesai, hingga saat ini pengecatan masih terus dilaksanakan. Utamanya untuk menyelesaikan gambar-gambar berbagai jenis yang akan memperindah Surodikraman sebagai kampung warna-warni.

“Kalau sudah selesai, saya yakin kampung ini bisa menjadi salah satu tujuan wisata edukasi atau wisata kota. Beberapa sudut bisa dijadikan lokasi untuk selfie. Lokasi lainnya juga ceria sehingga bisa menambah semangat,” pungkas Ahwayuning. (kominfo/dist)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *