Sumpah Palapa harus Digemakan Kembali Untuk Anak-Anak Muda

By on May 20, 2019 at 4:48 pm 0 335 Views

GADJAH Mada Sira Gajah Madapatih Amangkubhumi tan ayun amuktia palapa, sira Gajah Mada: “Lamun huwus kalah nusantara isun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seran, Tanjung Pura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, samana isun amukti palapa”.

Terjemahannya : Dia Gajah Mada Patih Amangkubumi tidak ingin melepaskan puasa. Ia Gajah Mada berkata, “Jika telah mengalahkan Nusantara, saya (baru akan) melepaskan puasa. Jika mengalahkan Gurun, Seram, Tanjung Pura, Haru, Pahang, Dompo, Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, demikianlah saya (baru akan) melepaskan puasa”.

Para peserta Upacara Harkitnas yang digelar di Halaman Pendopo Kabupaten Ponorogo, Senin (20/5/2019) saat melakukan penghormatan pengibaran bendera.

Inilah isi naskah pada Kitab Pararaton tentang sumpah yang diucapkan saat Gajah Mada diangkat menjadi Mahapatih Majapahit 1400 tahun lalu. Sebuah sumpah tentang keingingan untuk menyatukan wilayah yang disebutkannya menjadi sebuah wilayah bernama Nusantara.

Sumpah ini menjadi kalimat pembuka pada pidato Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-111 oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI, Rudiantara. Sambutan yang dibacakan oleh Wakil Bupati Ponorogo Soedjarno saat menjadi Inspektur Upacara Harkitnas yang digelar di Halaman Pendopo Kabupaten Ponorogo, Senin (20/5/2019)

Menurut Wabup Soedjarno, sumpah ini sangat tepat dengan kondisi terkini bangsa Indonesia. Terutama di saat bulan puasa kali ini di mana akan dilaksanakan pengumuman hasil Pemilu Serentak 2019, 17 April lalu.

Wakil Bupati Ponorogo Soedjarno menyerahkan penghargaan kepada para warga berprestasi di sela Upacara Harkitnas yang digelar di Halaman Pendopo Kabupaten Ponorogo, Senin (20/5/2019).

“Sumpah ini harus disebarluaskan kembali. Tidak hanya diingat, tapi semua harus kembali diresapi. Bahwa, kita ini harus tetap bersatu dengan segala perbedaan kita pada pemilu yang lalu,” ungkapnya usai upacara.

“Anak-anak kita, para remaja dan kita semua harus terwarisi sikap ini,” tegasnya.

Sumpah palapa dengan penjelasan seperti yang diungkapkan Rudiantara menjadi sangat relevan untuk diterapkan saat ini. Warga Indonesia yang tersedot energinya pada pemilu yang lalu harus memperkokoh persatuan meski pada saat pencoblosan memiliki perbedaan pilihan. Mulai dari capres-cawapres sampai anggota DPRD-nya.

Pada upacara Harkitnas ke-111 kali ini, sejumlah elemen masyarakat hadir mengikuti upacara. Ada anggota TNI, Polri, Korpri, Pramuka, organisasi mahasiswa hingga ormas-ormas. Tema peringatan Harkitnas kali ini adalah Bangkit Untuk Bersatu.

Sejumlah penghargaan kepada warga Ponorogo berprestasi diserahkkan pada upacara tersebut. Di antaranya terkait Lomba Kawasan Rumah Pangan Lestari Ponorogo 2019, Lomba Tari Tingkat Provinsi Jawa Timur 2019 dan Pemenang Pertama Putri Dirgantara tingkat Karesidenan 2019. (kominfo/dist)

  News
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *