Pesan Bupati Ipong ke Kades Baru : Sekarang Kita Hidup di Aquarium

By on June 15, 2019 at 5:57 am 0 159 Views

AQUARIUM atau kotak kaca transparans tempat hidup ikan dipilih Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni sebagai kiasan saat memberikan pesan tugas kepada para kepala desa terpilih yang dilantik pada Jumat (14/6/2019). Para kades ini adalah hasil Pilkades Serentak 198 desa di Ponorogo pada 20 Mei 2019 lalu.

“Bapak Ibu Kades, hari ini dunia sudah berubah. Kita sebagai pejabat, apakah pejabat di desa, kecamatan maupun kabupaten, kerja kita dilihat dan disaksikan oleh seluruh masyarakat tanpa terkecuali melaui berbagai media,” pesannya.

“Kita ini bekerja seperti halnya bekerja dalam aquarium, di mana semua orang bisa melihat apapun yang kita kerjakan. Bisa turut mengawasi. Karenanya jangan pernah berpikir untuk macam-macam,” tegas Bupati Ipong.

Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni saat melantik 117 Kepala Desa Terpilih di Pendopo Agung Pemkab Ponorogo, Jumat (14/6/2019).

Para kades yang baru saja dilantik melihat stofmap yang berisi SK pelantikan mereka sebagai kades di desanya masing-masing. Mereka dilantik oleh Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni di Pendopo Agung Pemkab Ponorogo, Jumat (14/6/2019).

Oleh sebab itu, lanjutnya, semua pihak harus bekerja secara transparans. Bahkan ada kewajiban semua APBDes harus bisa ditampilkan di tempat-tempat umum. Dengan begitu semua orang bisa menyaksikannya. “Pelaksanaan pembangunannya juga disaksikan oleh banyak orang,” imbuhnya.

Dikatakannya, pelantikan bukan akhir perjuangan. Pelantikan justru awal pengabdian bagi meningkatnya kesejahteraan warga masyarakat dan pengabdian dalam membangun desa.

Ditambahkannya, saat ini Pemkab Ponorogo memiliki beberapa porgram yang wajib secara tegak lurus dilaksanakan oleh para kades. Program tersebut bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Program tersebut dinilai belum maksimal dalam pelaksanaannya.

“Namanya one village one product. Kita berharap di seluruh desa ada satu produk unggulan. Kalau itu bisa terjadi kita akan punya 307 produk andalan daerah. Kalau ini bisa dilaksanakan tugas berikutnya tinggal mencari pasarnya,” tuturnya. (kominfo/dist)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *