Perangkat Desa Sebaiknya Paham Siskeudes, Bila Perlu Kursus

By on June 21, 2019 at 6:52 am 0 507 Views

ZAMAN yang sudah serba komputer dan online harus bisa diikuti oleh para perangkat desa. Sebab pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa atau APBDes sudah menggunakan aplikasi yang berbasis komputer dan telah online. Bila perlu ada perangkat yang dikursuskan agar menguasai komputer dan program aplikasi keuangannya yang bernama Siskeudes.

Hal ini disampaikan Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni, Kamis (20/6/2019) kepada ponorogo.go.id. Sebab menurutnya banyak hal yang saat ini telah bersinggungan dengan kemajuan teknologi, terutama terkait penggunaan keuangan negara yang disalurkan ke desa-desa di seluruh Indonesia, termasuk Ponorogo.

Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni meminta agar ada perangkat desa yang menguasai komputer agar pengoperasikan aplikasi Siskeudes bisa berjalan dengan baik. Tampak Bupati Ipong saat memberikan sambutan usai pelantikan kepala desa pada Rabu (19/6/2019) lalu.

“Bahwa sistem pelaksananaan APBDes sekarang ini sudah sangat tertata dengan rapi dalam sebuah sistem. Namanya Sistem Keuangan Desa. Di seluruh Ponorogo ini sekarang sudah melaksanakan Siskeudes,” ucapnya.

“Maka, saya minta para kades menyiapkan tenaganya untuk bisa menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Yaitu untuk bisa menggunakan Siskeudes ini,” kata Bupati Ipong seperti saat memberikan pesan kepada para kades yang dilantik pada Rabu (19/6/2019) lalu.

Memang, di antara para perangkat di desa-desa belum semuanya memahami komputer atau pemakaian alat-alat komputer untuk menjadi operator Siskeudes di desanya masing-masing. “Maka mungkin perlu satu atau dua orang perangkat desa untuk dikursuskan komputer atau disekolahkan.

“Ini penting agar Siskeudes bisa berjalan dengan sebaik-baiknya. Dananya mengursuskan bisa diambilkan dari APBDes yang bersumber dari Dana Desa maupun bagi hasil pajak,” lanjutnya.

Para kepala desa dituntut memiliki perangkat desa yang menguasai komputer dengan aplikasi Siskeudesnya. Tampak para kepala desa yang baru saja dilantik saat kembali ke tempat duduknya masing-masing usai dilantik oleh Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni.

Dikatakannya, sekarang ini sudah bukan zamannya lagi ada pejabat yang main-main dengan uang rakyat. Sebab saat ini sistem pelaksanaan sampai pengawasan keuangan sudah semakin baik. Semua orang juga bisa melakukan pengawasan. Siskeudes sendiri adalah aplikasi yang dibuat oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk menjamin transparansi anggaran di desa-desa.

Selain soal penggunaan komputer dan Siskeudes ini, pemanfaatan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) untuk kepentingan program-program prioritas juga disorotinya.

“Kalau di desa-desa masih ada hal-hal prioritas seperti misalnya jalan rusak dan sebagainya, semestinya APBDesnya sebagian besar diarahkan ke jalan. Bukan mendahulukan membangun balai desa atau gapura atau lainnya. Utamakanlah yang prioritas yang jadi kebutuhan masayarakat karena dengan seperti itulah APBD bisa menjangkau kebutuhan masyarakat,” pungkasnya (kominfo/dist)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *