Ponorogo Gelar Parade Topeng Internasional, Nonton Yuk…

By on July 24, 2019 at 4:29 pm 0 351 Views

BELASAN hingga puluhan topeng unik dan khas dari tujuh negara dipastikan bakal menjadi suguhan yang menarik bagi warga Ponorogo dan sekitarnya mulai Sabtu (27/7/2019) hingga Selasa (30/7/2019) mendatang. Kegiatan seni dan budaya ini akan diawali dengan parade budaya oleh para peserta yang jumlahnya mencapai sekitar 150 orang.

Usai Rapat Koordinasi gelaran bertajuk Ponorogo International Mask and Folklore Festival (PimfoFest) atau Festival Topeng dan Folklore 2019 di Aula Gedung Bappeda, Rabu (24/7/2019), Bupati Ponorogo Ipong menyatakan, saat ini persiapan kegiatan sudah mencapai 90 persen.

Rapat Koordinasi PimfoFest 2019 di Aula gedung Bappeda Litbang Kabupaten Ponorogo, Rabu (24/7/2019).

Rapat Koordinasi PimfoFest 2019 di Aula gedung Bappeda Litbang Kabupaten Ponorogo, Rabu (24/7/2019), saat membahas tata letak peserta dan penonton serta tata panggung kegiatan internasional tersebut.

“Semuanya sudah siap. Tinggal pelaksanaannya saja, pembangunan panggung sudah siap. Kedatangan mereka juga sudah pasti, penjemputan sudah siap dan berbagia izin juga sudah ada,” ungkapnya.

Ada tujuh negara dan tujuh daerah di Indonesia yang bakal meramaikan kegiatan ini. Mereka adalah delegasi budaya dari Rusia, Slovakia, Uzbekistan, Korea Selatan, Timor Leste, Ekuador dan Meksiko serta para delegasi budaya dari tujuh daerah di Indonesia. Juga puluhan peserta dari Ponorogo.

Untuk parade peserta, rencananya digelar pada Sabtu (27/7/2019) sore. Para peserta yang baru tiba akan berjalan dengan sejumlah kostum unik dari negara masing-masing. Diikuti para delegasi budaya dari daerah-daerah lain di Indonesia serta peserta dari Ponorogo.

Rutenya dari Jalan Gajah Mada ke barat menuju Paseban Aloon-Aloon Ponorogo. Setelah upacara pembukaan PimfoFest 2019, mereka akan tampil selama tiga menit untuk masing-masing peserta.

“Harapannya, Ponorogo lebih dikenal terutama di mancanegara. Peserta dari luar negeri ini tentunya bisa menginformasikannya saat pulang ke negaranya masing-masing. Kegiatan ini masih dalam rangka membangun pariwisata di Ponorogo. Agar Ponorogo lebih dikenal, setelah dikenal didatangi. Setelah didatangi lalu dicintai,” ulas Bupati Ipong.

Pemilihan topeng untuk festival internasional ini karena sebenarnya tarian reyog Ponorogo bisa dikatakan sebagai topeng juga. Bahkan, reyog bisa disebut sebagai salah satu tari topeng terbesar atau topeng raksasa di dunia.

Para peserta juga akan melakukan berbagai kegiatan selain melakukan pagelaran topeng. Mulai dari kegiatan penghijauan, workshop hingga kunjungan ke Telaga Ngebel.

Jadi tunggu apalagi, Ayo ke Ponorogo!

(kominfo/dist)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *