Hindari Membungkus Hewan Daging Kurban Dengan Kantong Plastik, Inilah Sebabnya

By on August 5, 2019 at 6:33 pm 0 194 Views

MEMBUNGKUS daging hewan kurban sebaiknya tidak dengan kantong plastik. Selain akan menghasilkan sampah plastik yang sulit diurai, ternyata ada sejumlah alasan yang patut dipertimbangkan untuk menghindari wadah serba guna yang satu ini.

Kasi Kesehatan Hewan, Bidang Perikanan dan Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Ponorogo Siti Barokah, Senin (5/8/2019) mengatakan, menghindari kantong plastik sebagai wadah daging hewan kurban yang akan dibagikan sangat dianjurkan bagi warga Ponorogo. Hal ini sesuai dengan program dari Pemkab Ponorogo yang dicanangkan Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni beberapa waktu lalu, yaitu untuk menekan munculnya sampah plastik.

Suasana Pasar Hewan Jetis saat ‘Paingan’, Senin (5/8/2019)

Seorang pengemudi saat mengikat sapi yang akan diangkutnya sebagai hewan kurban untuk dikirm ke daerah lain dari Pasar Hewan Jetis Ponorogo, Senin (5/8/2019).

“Nah, yang lebih penting diketahui, plastik terbuat dari bahan-bahan kimia,” ungkap Siti Barokah.

Dalam sejumlah studi dikatakan, kantong plastik berwarna-warni menyimpan bahaya dari zat-zat kimia yang terkandung di dalamnya. Seperti zat pewarna, pelicin dan berbagai bahan kimia yang bisa mengakibatkan berbagai penyakit bila daging yang disimpan dalam kantong plastik tersebut dikonsumsi. Bila terpaksa pakai plastik, sebaiknya memilih plastik bening.

Siti Barokah menganjurkan untuk menggunakan wadah non-plastik saat pembagian daging hewan kurban kepada masyarakat. Tentunya wadah yang bersih. Hal ini agar daging tetap higienis dan aman dikonsumsi. Pemakaian wadah organik akan lebih mudah diurai saat wadah usai dipakai.

“Kalau biasanya pakai palstik kresek, ya lebih baik beralih untuk menggunakan bahan non-plastik. Kalau bisa bahan organik,” kata dia.

Perlakuan yang benar pasca penyembelihan juga menentukan gizi dan rasa dari daging kurban. Daging yang baik tentu akan meningkatkan asupan nutrisi bagi masyarakat. (kominfo/dist)

  News
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *