ASN Ponorogo Dikerahkan Bersihkan Sungai

By on August 30, 2019 at 2:59 pm 0 133 Views

SERIBU lebih ASN di lingkungan Pemkab Ponorogo plus anggota TNI, Polri dan sejumlah ormas pemuda terjun di sungai di seputaran Kota Ponorogo, Jumat (30/8/2019). Mereka melakukan pembersihan sungai dan tepiannya. Ini untuk memastikan sungai terawat dan juga sehat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ponorogo Sapto Djatmiko, di sela kegiatan menyatakan, pelibatan ribuan ASN dari seluruh dinas mulai staf hingga kepala dinasnya ini adalah langkah untuk menyatukan langkah untuk wilayah yang lebih bersih dan sehat.

Sejumlah ASN dan TNI-Polri melakukan kerja bakti di sungai depan RM Tambak Kemangi, Jumat (30/8/2019)

Sejumlah ASN dan TNI-Polri melakukan kerja bakti di sungai depan RM Tambak Kemangi, Jumat (30/8/2019)

“Jadi ini adalah upaya kita dalam rangka menghadapi pantauan ‘Kabupaten Sehat’. Sebab sungai merupakan salah satu titik pantau Kabupaten Sehat ini. Mengapa sungai? Sebab Kabupaten Sehat ini mensyaratkan sanitasi sehat, irigasi sehat, ada persitipasi masyarakat, tanggap personel ASN juga. Maka pada hari ini kita laksanakan kerja bakti para ASN ini,” terang Sapto.

Salah satu sungai yang paling banyak dikeroyok adalah sungai di sekitar RM Tambak Kemangi. Ratusan ASN, TNI dan Polri terlihat bahu-membahu membersihkan sampah dan enceng gondok yang mengambang di air.

“Enceng Gondok ini ciri ekosistem air yang tidak mengalir. Jadi tiap waktu ya ada. Tapi tetap harus kita bersihkan. Sedangkan untuk sampah kita lihat sudah relatif tidak banyak,” ujarnya.

Sejumlah ASN melakukan kerja bakti di sungai depan RM Tambak Kemangi, Jumat (30/8/2019)

Kepala Dinas Kesehatan Rahayu Kusdarini menambahkan, sungai menjadi salah satu perhatian pada kerja bakti kali ini karena merupakan salah satu penilaian dalam Kabupaten Sehat. “Tapi sering terlupakan. Sering kita ini kelewat. Maka ya kita keroyok,” imbuhnya.

Pertimbangan lain, kata birokrat yang akrab disapa Irine ini, sungai merupakan jaminan sanitasi bagi masyarakat. Sebab, sungai yang kotor dan penuh dengan sampah tentu akan membuat derajat kesehatan masyarakat memburuk.

“Tumpukan sampah, termasuk di sungai bisa menjadi tempat tumbuh bakteri dan mikroorganisme yang tidak menguntungkan bagi kesehatan masyarakat,” pungkasnya. (kominfo/dist)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *