Ada Bus KPK, Bupati Ipong : Jangan-Jangan Mau OTT?

By on September 20, 2019 at 6:13 pm 0 265 Views

KEHADIRAN sebuah bus bertuliskan KPK sempat mengejutkan Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni. Bahkan, orang nomor satu di Ponorogo ini berpikir akan ada Operasi Tangkap Tangan alias OTT di lingkungan Pemkab Ponorogo. Apalagi bus tersebut terparkir di dekat Pringgitan atau rumah dinas bupati.

“Saya pulang dari perjalanan mengawal reyog ke Belanda eh ada bus KPK parkir di situ. Wah, jangan-jangan mau OTT. Dan saya baru ingat, kalau ada kegiatan roadshow KPK ke sini,” ungkap Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni melempar kelakar mengawali sambutannya dalam Pembukaan Roadshow Bus KPK di Ponorogo di Pendopo Agung Ponorogo, Jumat (20/9/2019).

Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni memukul gong sebagai tanda dibukanya Roadshow Bus KPK sesi Ponorogo di Pendopo Agung Kabupaten Ponorogo, Jumat (20/9/2019).

Bupati Ipong menyatakan pihak Pemkab Ponorogo menyambut positif kehadiran Roadshow Bus KPK yang menyambangi salah satu kabupaten paling barat di Jawa Timur ini. “Sebab ini akan menjadi dorongan lebih untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dari korupsi. Mereka punya acara yang padat di sini dalam rangka mengedukasi masyarakat terkait antikorupsi,” ujar Bupati Ipong.

Dikatakannya, di Pemkab Ponorogo berbagai cara dilakukan untuk membangun pemerintahan yang bersih bebas korupsi. Salah satunya dengan melakukan elektronisasi sejumlah layanan publik. Contohnya adalah model antrean melalui aplikasi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, layanan antar obat Siap Jathilan di RSUD dr Harjono dan perijinan di DPMPTSP.

Ada pula penerbitan regulasi yang mendukung terwujudnya wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih dan melayani. Di antaranya Perbup nomor 3/2017 tentang Pedoman Pelaksanaan Penilaian Resiko SKPD di lingkungan Pemkab Ponorogo. Lalu Perbup nomor 59/2017 tentang Pedoman Pengendalian Gratifikasi di Lingkungan Pemkab Ponorogo dan Perbup nomor 99/2017 tentang Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Sistem Akuntabilitas di Lingkungan Pemkab Ponorogo.

Penasehat KPK Tsani Annafari, Kajari Ponorogo Indah Laila dan Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni saat mengunjungi stan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu di arena Roadshow Bus KPK di Aloon-Aloon Ponorogo, Jumat (20/9/2019).

Selain itu, pada 2019 telah diterapkan remunerasi PNS dengan nama TPP atau Tunjangan Perbaikan Penghasilan. Di 2020 nanti, TPP akan diganti dengan Tukin atau Tunjangan Kinerja. Secara nominal akan lebih besar dari TPP.

“Ini merupakan rekomendasi dari KPK yang kita laksanakan,” tuturnya.

Ditambahkannya, Pemkab Ponorogo juga telah melakukan promosi jabatan secara terbuka, rekrutmen PNS secara terbuka, membuka pengaduan masyarakat, melakukan e-procurement dan melaksanakan keterbukaan informasi publik.

Penasehat KPK Tsani Annafari yang hadir memimpin rombongan Roadshow Bus KPK di Ponorogo menyatakan sangat berterima kasih kepada Pemkab Ponorogo atas kelancaran penyeleggaraan kegiatan. Ia melihat rangkaian kegiatan pada Roadshow Bus Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi di Ponorogo berjalan dengan baik. Semuanya tampak telah dipersiapkan dengan baik.

“Kita juga melihat berbagai pelayanan publik, seperti pada pameran tadi (di Paseban Aloon-Aloon Ponorogo) sudah bagus. Mudah-mudahan ini berlanjut meski bus KPK sudah tidak lagi di sini,” tuturnya.

“Mudah-mudahan ini menjadi cermin kesungguhan Pemkab Ponorogo untuk memberantas korupsi,” pungkasnya. (kominfo/dist)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *