Data Merupakan Kekayaan Baru Bangsa

By on October 7, 2019 at 3:17 pm 0 51 Views

Menunjang data perencanaan pembangunan, Dinas Komunikasi Informatika, dan Statistik Kabupaten Ponorogo menggelar rekonsiliasi penyusunan data perencanaan pembangunan di aula BAPPEDA, Senin (7/10/2019). Diikuti  seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), lintas vertikal Kabupaten Ponorogo.

Siswi Harini, kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Ponorogo mengatakan agenda ini merupakan gaungnya terkait satu data, pasalnya bulan Juni kemarin baru diputuskan, dan pada pidato kenegaraan tanggal 16 Agustus 2019, Presiden Joko Widodo mengatakan data itu lebih berharga daripada minyak.

“Data merupakan kekayaan baru bangsa kita,” ungkapnya.

Untuk pelaksanaannya nantinya data itu harus akurat, mutakhir, guna memenuhi standart data. Serta kita akan upayakan apa yang sudah kita susun, meta datanya benar-benar bisa diperbaiki lagi.

“kita akan terus upayakan untuk memperbaiki metadatanya, sehingga bisa jadi acuan mendatang untuk pengguna data, dan data itu dibuat oleh siapa,” imbuhnya.

Sementara itu, Wahyu Paripurnawan, Sekretaris Dinas Kominfo dan Statistik berharap dengan acara rekonsiliasi ini data sektoral kita lebih valid, dan nantinya kita perlu membentuk forum data.

“Kita perlu laporan keatas untuk segera menyusun forum data yang nantinya bisa SK Bupati dan itu segera ditindak lanjuti,” ujarnya.

Didalam penyusunan data, sangat banyak sekali indikator yang belum kita lakukan, indikator-indikator data itu sangat dibutuhkan sekali untuk pembangunan daerah, oleh karena itu akan segera kita kerjakan.

“Nantinya bisa tepat sasaran, sesuai rencana jangka pendek dan jangka panjang Pemerintah Kabupaten Ponorogo,” pungkasnya.

Nantinya untuk penyusunan perencanaan pembangunan tahun 2020 ini akan selesai dibulan November, dan setiap tahun kita ada perubahan data secara dinamis. (kominfo/fdl)

  News
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *