Satu Hari, Ponorogo Raih Dua Penghargaan Sekaligus

By on November 19, 2019 at 2:30 pm 0 564 Views

LAGI, Kabupaten Ponorogo mampu meraih penghargaan tingkat nasional dan provinsi Jawa Timur. Dan keduanya diterima pada hari yang sama, Selasa (19/11/2019). Penghargaan tersebut adalah Swasti Saba Wistara dari dari Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Kesehatan RI, dan Award Peduli Ketahanan Pangan Tahun 2019 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Penghargaan Swasti Saba Wistara merupakan kolaborasi Kemenkes dan Kemendagri untuk memberikan apresiasi terhadap pemda yang berkomitmen dan berhasil menjadikan daerahnya sebagai Kabupaten/ Kota Sehat Tahun 2019. Penilaiannya diambil dari keberhasilan pemda dalam penyelenggaraan Program Kabupaten/Kota Sehat, terutama dalam menciptakan kondisi Kabupaten/Kota dengan warga yang terbiasa untuk hidup yang bersih dan wilayah nyaman, aman dan sehat.

Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni bersama Ketua TP PKK Ponorogo Sri Wahyuni, Kepala Dinkes Ponorogo Rahayu Kusdarini, Ketua Forum Kabupaten Sehat Imam Safi’i dan Kepala Bappeda Litbang Sumarno berfoto usai penerimaan penghargaan Swasti Saba Wistara di Jakarta, Selasa (19/11/2019).

Penghargaan Swasti Saba Wistara, yang langsung diterima oleh Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni, merupakan penghargaan tertinggi dari tiga tingkatan Swasti Saba. Yaitu Swasti Saba Padapa (tahap pemantapan), Swasti Saba Wiwerda (tahap pembinaan), dan Swasti Saba Wistara (pengembangan). Penghargaan ini adalah peningkatan prestasi dari tahun 2017 lalu di mana Ponorogo berhasil menyabet Swasti Saba Wiwerda.

Menurut Menkes Mayjen (Purn) Terawan Agus Putranto, kesehatan adalah keadaan sehat baik secara fisik, mental, spiritual maupun sosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomi. Oleh karena itu, lanjutnya, setiap orang berhak atas kesehatan dan atas lingkungan yang sehat sebagaimana menjadi amanat Undang-Undang Kesehatan.

“Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat merupakan kerjasama antara pemerintah dan masyarakat secara harmonis, integrasi antarsektor untuk memenuhi kepentingan masyarakat dalam upaya promotif dan preventif agar masyarakat tetap sehat dan produktif,” ungkapnya di sela penyerahan penghargaan.

Sekda Kabupaten Ponorogo Agus Pramono saat menerima penghargaan Award Peduli Ketahanan Pangan Tahun 2019 dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Jatim Expo, Surabaya, Selasa (19/11/2019).

Usai penyerahan penghargaan Bupati Ipong Muchlissoni menyatakan rasa syukur bahwa pada tahun ini Ponorogo mendapatkan banyak prestasi. Salah satunya yang diterima pada hari ini, yaitu Swasti Saba Wistara dan mendapatkan penghargaan Award Peduli Ketahanan Pangan Tahun 2019. Bupati Ipong berterima kasih kepada semua pihak yang telah ikut mensukseskan pelaksanaan Kabupaten Sehat Tahun 2019.

“Pada masa mendatang, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan publik terbaik bagi masyarakat dan berharap dukungan seluruh komponen masyarakat dalam menciptakan Kabupaten Sehat di Ponorogo,” ujarnya.

Hal ini sesuai dengan UU Nomor 36 Tahun 2019 tentang Kesehatan yang mengamanatkan bahwa pembangunan kesehatan ditujukan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya sebagai investasi bagi pembangunan sumber daya manusia yang produktif secara sosial dan ekonomis. Terkait dengan Program Kabupaten/Kota sehat, Pemkab Ponorogo akan selalu memfasilitasi kegiatan yang menjadi pilihan masyarakat, termasuk penggalian sumber daya manusia yang diperlukan.

Pada Selasa ini juga, Pemerintah Kabupaten Ponorogo juga menerima Penghargaan Award Peduli Ketahanan Pangan Tahun 2019 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka peringatan Hari Pangan se-Dunia ke-39 Tahun 2019. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa ypenghargaan kepada Sekda Kabupaten Ponorogo Agus Pramono, MM. Penghargaan ini diberikan kepada kabupaten/kota yang dinilai berhasil dalam menciptakan inovasi pembangunan ketahanan pangan. (kominfo/dist)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *