Ada Corona, Format Gerakan Subuh Berjamaah Diubah

March 20, 2020 15:33 WIB 562 Views

FORMAT atau bentuk Gerakan Subuh Berjamaah Bareng Bupati Ponorogo yang dilaksanakan Bupati Ponorogo akan diubah. Hal ini sebagai cara untuk turut menekan kemungkinan terjadinya penyebaran virus corona atau Covid-19 (Corova Virus Disease 2019).

“Subuh Berjamaah yang selama ini kita jadikan sebagai gerakan, mulai saat ini kita turunkan ‘tensi’-nya menjadi subuh berjamaah saja. Kata ‘gerakan’ kita hilangkan. Tapi saya tetap mengajak semua warga muslim Ponorogo untuk melaksanakan salat subuh berjamaah di lingkungan masing-masing kecuali yang sakit,” ungkap Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni di depan jemaah Subuh Berjamaah di Masjid Al Huda, Desa Wilangan, Kecamatan Sambit, Jumat (20/3/2020).

Diterangkannya, sebagai gerakan, Subuh Berjamaah selama ini memang menghadirkan banyak warga. Sebab sebuah gerakan memang harus melibatkan banyak orang. Harapannya, gerakan akan berlanjut menjadi rutinitas di tengah warga.

“Ya sekarang Subuh Berjamaah saja. Akan tetapi saya tetap akan melaksanakan subuh berjamaah dengan berkeliling dari masjid ke masjid seperti ini. Menurut saya, ini adalah cara saya sebagai seorang pemimpin untuk memberikan contoh kepada warga untuk salat berjamaah. Bukan hanya menyuruh salat berjamaah,” tuturBupati Ipong.

Bupati Ipong dan rombongan melaksanakan gowes bareng usai subuh berjamaah di Masjid Al Huda, Desa Wilangan, Kecamatan Sambit, Jumat (20/3/2020).

 

Kegiatan usai salat subuh, yaitu gowes bareng, jalan santai atau senam bersama, juga akan diganti dengan kegiatan lain yang tidak melibatkan banyak orang. Hal ini agar kegiatan ini tidak membentuk kerumunan atau berkumpulnya manusia dalam jumlah besar. Tentu saja, imbuh Bupati Ipong, hal ini menjadi ikhtiar untuk menekan dan mencegah penyebaran virus corona.

Bupati Ipong juga menyatakan, kegiatan Pengajian Umum yang beberapa waktu ini digelar juga akan ditunda pelaksanaannya sampai kondisi memungkinkan. Alasannya sama, yaitu sebagai upaya menekan kemungkinan penularan virus corona dengan tidak melaksanakan kegiatan yang melibatkan warga dalam jumlah besar.

Bupati Ipong menyapa warga saat bersepeda sambil menembus kabut di kawasan Desa Kemuning usai Subuh Berjamaah di Masjid Al Huda, Desa Wilangan, Kecamatan Sambit, Jumat (20/3/2020).

Bupati Ipong juga mengajak warga tetap melaksanakan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Di antaranya dengan gerakan cuci tangan sebagai upaya menghilangkan virus corona. Cuci tangan diyakini ampuh menghilangkan virus corona yang mungkin tersentuh karena menempel di berbagia benda, terutama di tempat-tempat umum. (kominfo/dist)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *