36 Warga Reaktif Rapid Test Covid-19, Langsung Diisolasi dan Diminta Tingkatkan Imunitas

May 20, 2020 17:18 WIB 1095 Views

WARGA Ponorogo yang hasil rapid test covid-19-nya reaktif langsung diminta melakukan isolasi sesua protokol kesehatan covid-19 dan meningkatkan daya tahan tubuhnya.

“Perlu saya sampaikan bahwa kemarin, Selasa (19/5/2020) Pemkab Ponorogo sudah melakukan rapid test covid-19 di sejumlah tempat umum. Tes cepat dilakukan kepada 400 warga. Hasilnya mengejutkan, 36 warga reaktif. Hampir 10 persen reaktif. Mereka langsung kita minta isolasi selama 14 hari dan meningkatkan imunitasnya dengan banyak mengkonsumsi makanan bergizi dan mengkonsumsi vitamin,” ungkap Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni, Rabu (20/5/2020).

Dari 36 warga ini, lanjut Bupati Ipong, umurnya bervariasi. Dari yang belasan tahun sampai lebih dari 60 tahun. Berdasarkan wilayah puskesmas rinciannya adalah: 3 orang dari Puskesmas Sawoo; 1 orang dari Puskesmas Mlarak; 4 orang dari Puskesmas Ronowijayan; 2 orang dari Puskesmas Balong; 9 orang dari Ponorog Utara; 3 orang dari Ponorogo Selatan; 3 dari Puskesmas Sukosari; 5 dari Puskesmas Babadan; 1 orang dari Puskesmas Slahung; 1 orang dari Puskesmas Jenangan; dan, 4 orang dari luar Ponorogo.

Rapid test massal dilaksanakan di Pasar Legi Relokasi, Pasar Stasiun, supermarket Luwes, Jalan Suromenggolo atau Jalan Baru, Masjid Randu Alas dan Kafe Wow. Pelaksanaannya dilakukan oleh dua tim yang terdiri dari tenaga kesehatan Dinkes Ponorogo, anggota Kodim Ponorogo, anggota Polres Ponorogo, Anggota Dinas Satpol PP Ponorogo dan personel dari dinas lain yang terkait.

Sebelumnya, Bupati Ipong menyatakan, rapid test secara massal di beberapa titik sampling ini dilakukan untuk menjawab kekhawatiran terkait kondisi kesehatan masyarakat karena adanya warga yang sudah positif terinfeksi virus corona.

“Ini bagian dari menjawab kekhawatiran masyarakat, apakah warga kita yang sekarang berlalu-lalang ini sehat semua atau tidak. Mudah-mudahan semuanya sehat,” kata Bupati Ipong.

Sesuai protokol kesehatan covid-19, maka mereka yang reaktif akan melakukan swab test (uji swab) dan langsung diisolasi. Isolasinya di tempat umum seperti balai desa atau di tempat yang telah disiapkan Pemkab Ponorogo yaitu di gedung sekolah atau di gedung bekas Perpusda dan bukan isolasi mandiri. Juga akan lakukan contact tracing atau penelusuran kontak erat. (kominfo/dist)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *