Ratusan Santri Ponorogo Dapatkan Kacamata Gratis

PELAYANAN kesehatan mata paripurna diberikan kepada para santri di Ponorogo. Mereka mendapatkan fasilitas pemeriksaan mata gratis di Rumah Sakit Umum (RSU) Muslimat berikut bantuan kacamata. Sebanyak 700 santri dari sejumlah pondok pesantren menerima alat bantu melihat itu, Minggu (30/7/2023).


Pembagian kacamata gratis tersebut adalah kerja bareng NU Care-LAZISNU (Lembaga Amil, Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Jawa Timur bersama Pengurus Cabang NU (PCNU) Ponorogo dan RSU Muslimat. Sekretaris NU Care-LAZISNU Jawa Timur Moh Rofi’i Boenawi mengatakan bahwa pihaknya menyediakan 10.000 paket kacamata lengkap frame berikut lensanya untuk santri di Jatim. ‘’Para santri di Ponorogo antusias mengikuti pemeriksaan mata, 700 kacamata akhirnya dibagikan,’’ katanya.

TELITI : Petugas medis di RSU Muslimat Ponorogo memeriksa mata santri, pada Minggu (30/7/2023).


Menurut dia, NU Care-LAZISNU Jatim juga menggelar kegiatan yang sama di Pasuruan, Jember, Kabupaten Blitar, dan Lamongan. Sebanyak 2.000 kacamata sudah terdistribukan kepada para santri. Pihaknya berharap dari pemeriksaan mata di rumah sakit bakal segera terdeteksi santri yang mengalami rabun jauh, rabun dekat, silinder, maupun mata minus. ‘’Kacamata akan membantu penggunanya melihat objek dengan lebih jelas,’’ terang Rofi’i Boenawi.


Bersamaan itu, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko ikut mendampingi saat sejumlah santri menjalani pemeriksaan mata di RSU Muslimat. Kang Bupati –sapaan Bupati Sugiri Sancoko—menyebut peran besar NU dalam membantu pemerintah di bidang kesehatan. Apalagi, dengan dukungan rumah sakit yang memiliki sarana memadai. ‘’Pelayanan di rumah sakit sekarang ini semakin cepat, tepat, dan merakyat,’’ jelasnya.


Kang Bupati mengungkapkan, pelayanan maksimal kepada pasien bukan hanya secara administrasi. Melainkan juga kesabaran tenaga kesehatan (nakes) dalam melayani masyarakat yang berobat. Seperti halnya ratusan santri yang menjalani pemeriksaan mata di RSU Muslimat. ”Senyum nakes ketika memberikan pelayanan itu mendorong pasien cepat sembuh,” ungkapnya.


Dalam kesempatan yang sama, Sufiatun, santriwati Pondok Pesantren Al-Hasan Kelurahan Patihan Wetan Kecamatan Babadan, merasa terbantu dengan pembagian kacamata gratis dari NU Care- LAZISNU Jatim. Pasalnya, banyak santri yang membutuhkan kacamata sebagai penunjang belajar di pondok pesantren. ‘’Kegiatan santri di pondok adalah mengaji dan belajar, adanya kacamata sangat membantu dalam menjalankan rutinitas,’’ ujar Sufiatun. (kominfo/win/hw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*