Bupati Sugiri Bekali 281 Pemuda Hebat Jadi Kreator Andal
KETIKA pemuda di Ponorogo hendak mengguncang dunia. Bupati Sugiri Sancoko memberi pembekalan langsung kepada 281 pemuda perwakilan masing-masing desa dalam pelatihan yang berlangsung dua hari di kawasan wisata Telaga Ngebel. Mereka adalah peserta program Pemuda Hebat yang mendapatkan pelatihan pembuatan konten video di media sosial.
“Mengasah keterampilan dalam mendokumentasikan dan mempublikasikan aktivitas seni budaya dan olahraga di desa,” kata Kang Bupati —sapaan Bupati Sugiri Sancoko. Kegiatan yang diselenggarakan Sabtu (25/11/2023) dan Minggu (26/11/2023) itu berlangsung akrab karena juga diisi acara hangout (nongkrong bareng) dengan Kang Bupati di dermaga Telaga Ngebel.
Kang Bupati berharap peserta program Pemuda Hebat menjadi kreator andal. Mereka mampu
mengekspresikan ide-ide dan pemikiran estetika. Selain itu, mengolah imajinasi sejumlah potensi di lingkungannya untuk menciptakan peradaban yang lebih maju. “Ikut mempromosikan potensi pariwisata, UMKM, dan berbagai kegiatan produktif yang ada di desa,” terangnya.

Pemuda Hebat termasuk program unggulan dalam Nawa Dharma Nyata, visi serta misi Bupati Sugiri Sancoko dan Wakil Bupati Lisdyarita. Program ini bertujuan memberikan dukungan bagi komunitas pemuda yang selama ini menjadi penggerak masyarakat dalam berbagai bidang kehidupan.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemuda Olahraga di Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Pemuda Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo Wakhid Purwanto menambahkan, kegiatan pelatihan akan berlangsung berkala untuk meningkatkan kapasitas Pemuda Hebat. Petunjuk pelaksanaannya sudah tertuang dalam Peraturan Bupati Ponorogo Nomor 8 Tahun 2022. “Untuk tahun ini fokus pembuatan video termasuk praktik,” imbuh Wakhid.
Disbudparpora berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Ponorogo juga sudah membentuk Badan Kerja Sama Antar Desa (BKAD) Pemuda Hebat dan PKK Akademia. Pembentukan BKAD itu bertujuan menggerakkan masyarakat dalam percepatan pembangunan desa. Pemuda Hebat dan PKK Akademia diharapkan berperan lebih aktif dalam strategi pemasaran produk di desa dengan memanfaatkan kemajuan teknologi digital.(tim kominfo)