Pengukuhan Pengurus PSHT Cabang Ponorogo yang Jadi Penyangga Utama PSHT Pusat Madiun
DUA periode menakhodai Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Ponorogo Pusat Madiun, Moh Komaruddin menyadari mengemban tanggung jawab besar. Sebab, Ponorogo merupakan salah satu penyangga utama kekuatan PSHT Pusat Madiun.
“Kami berkomitmen penuh menjaga marwah organisasi,” tegas Komaruddin dalam pengukuhan pengurus PSHT Cabang Ponorogo periode 2026-2031, Minggu (7/6/2026).
Pengukuhan yang berlangsung di Pendopo Agung Kabupaten Ponorogo itu dipimpin langsung Ketua Umum PSHT Pusat Madiun Murdjoko HW. Ikut pula dikukuhkan KH Hasyim Ashari sebagai Ketua Dewan Cabang PSHT Ponorogo. Pun, Komaruddin juga berkomitmen membawa organisasinya semakin adaptif. “Sekaligus berpegang teguh pada nilai-nilai yang menjadi fondasi utama PSHT,” jelasnya.

Dia mengajak seluruh jajaran pengurus PSHT untuk memperkuat komitmen serta membangun kerja sama yang harmonis dengan semua pihak. Komaruddin menekankan bahwa keberhasilan organisasi bukan hanya ditentukan program kerja, tetapi juga kesungguhan seluruh anggota dalam menjaga nilai persaudaraan. “Jujur saja saya ndredeg karena harus kembali berani mengambil sikap dan memutuskan kebijakan yang terbaik. Seluruh kebijakan akan berorientasi pada kemajuan PSHT Ponorogo Pusat Madiun,” terangnya.
Pada periode kepengurusannya kali ini, Komaruddin melakukan sejumlah penyempurnaan struktur organisasi. Salah satunya adalah pembentukan bidang kesehatan yang diisi oleh tenaga profesional, mulai dari dokter hingga perawat. “Saya tidak mengubah yang sudah baik, tetapi menambah dan menata kembali agar menjadi lebih baik lagi,” ungkapnya sembari menyebut penguatan organisasi harus tetap seiring dengan pengamalan nilai-nilai persaudaraan yang menjadi identitas PSHT.

Sementara itu, Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita mengingatkan bahwa semakin besar sebuah organisasi, maka semakin besar pula tantangan yang akan dihadapi. Namun, Bunda Lis –sapaan Lisdyarita– optimistis PSHT mampu menghadapi berbagai tantangan berkat semangat persaudaraan yang menjadi ruh organisasi. “Tentu tidak ada jalan yang ringan. Karena semakin luas peran yang dijalankan, semakin besar pula tantangan yang akan dihadapi,” ujarnya.
Bunda Lis berharap sinergi yang selama ini terjalin antara PSHT dan Pemerintah Kabupaten Ponorogo dapat terus diperkuat. Dengan begitu, kedua pihak mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah dan kemajuan masyarakat. “Mari bersama-sama memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Ponorogo yang kita cintai,” pungkasnya. (kominfo/arm/dna)