Ramadan Menyenangkan di Ponorogo yang Kota Santri

PREDIKAT Ponorogo Kota Santri semakin tak terbantahkan. Ramadan berlangsung menyenangkan dengan riang gembira di kabupaten yang dipimpin Bupati Sugiri Sancoko itu. Menjelang maghrib, warga berduyun-duyun keluar rumah menunggu waktu berbuka puasa tiba. Tak pelak, jalanan padat kendaraan. Kawasan Jalan Baru –sebutan lain Jalan Suromenggolo—dan Jalan Aloon-Aloon Utara menjadi lokasi favorit warga ngabuburit.

FOTO : ERWIN SUGANDA/KOMINFO PONOROGO.
RIANG GEMBIRA : Warga memadati Jalan Aloon-Aloon Utara Ponorogo saat berlangsung Joyful Ramadan bersamaan menunggu waktu berbuka puasa.


Puluhan komunitas menggelar acara bertemakan Joyful Ramadan (Ramadan Menyenangkan) dengan membagikan takjil di Jalan Aloon-Aloon Utara. Warga juga dihibur live music. Ketua Panitia Joyful Ramadan Rizal Akbar mengaku membagikan sejumlah 10 ribu takjil yang ludes dalam waktu kurang dari satu jam. ‘’Kami berkumpul untuk mengekspresikan diri dengan tetap menjaga spirit dan kreativitas selama Ramadan,’’ kata Rizal Akbar, Kamis (4/4/2024).

Pihaknya melibatkan sejumlah komunitas yang ada di Ponorogo. Kalangan anak muda mengambil bagian lebih dalam acara yang berlangsung fun itu. Rasa kebersamaan terbangun saat ribuan takjil dibagikan kepada pengunjung dan pengguna jalan. ‘’Antusias masyarakat begitu luar biasa. Keramaian Ponorogo Ketika ngabuburit menjadi pemandangan khas setiap Ramadan,’’ terang Rizal Akbar.


Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengacungi jempol atas kreativitas anak muda yang mampu mengemas acara ngabuburit penuh kegembiraan. Masyarakat terhibur sembari memupuk semangat gotong royong. ‘’Berbagi dengan sesama sambil berkesenian adalah kreativitas yang sangat keren, ” kata Kang Bupati –sapaan Bupati Sugiri Sancoko—yang ikut berbaur dengan warga di Joyful Ramadan.


Kang bupati berharap kreativitas anak muda tidak berkurang meskipun harus menahan lapar dan dahaga selama puasa. Apalagi, bagi anak muda di Ponorogo yang terkenal dengan sebutan Kota Santri. Tatkala susana Ramadan berlangsung fun, maka generasi muda akan mencintai puasa. ‘’Ramadan yang menyenangkan,’’ tegasnya. (kominfo/win)