Konsep Desa Hebat di Ponorogo dengan Delapan Indikator Ideal

KONSEKUENSI Ponorogo Hebat adalah 281 desa yang ada harus hebat-hebat. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo senyatanya mencanangkan program Desa Hebat dengan tatanan kualitas hidup yang tinggi, pembangunan berkelanjutan, dan masyarakatnya sejahtera. 

FOTO: ERWIN SUGANDA
SINKRON: Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko memberikan arahan tentang konsep Desa Hebat, Senin (20/1/2025) di ruang rapat Bantarangin.

Bupati Sugiri Sancoko mematok syarat bahwa program pembangunan desa di Ponorogo harus selaras dengan program sejumlah kementerian sehingga lebih tepat sasaran dan memberikan dampak positif. Kang Bupati –sapaan Bupati Sugiri Sancoko– mengklaim pemikiran-pemikirannya tentang kemajuan desa nyaris sama dengan program-program sejumlah kementerian. 

“Indeks-indeks yang hendak dicapai tidak jauh berbeda. Misalnya terkait ketahanan pangan, reboisasi atau penghijauan, penanganan stunting, dan pertumbuhan ekonomi yang detail menyentuh UMKM sampai BUMDes,” kata Kang Bupati dalam rapat koordinasi Desa Hebat, Senin (20/1/2025). 

Jika program-program yang ada itu menjadi pergerakan serentak, lanjut Kang Bupati, maka akan tiba suatu masa kondisi desa yang hebat di seluruh Ponorogo. Pemkab Ponorogo sengaja memberikan atensi ketat dalam penyusunan anggaran pendapatan  dan belanja desa (APBDes) agar pembiayaan kegiatan selaras dengan program prioritas daerah. 

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang)  Ponorogo Agus Sugiarto menjelaskan bahwa meningkatnya kualitas hidup masyarakat desa memiliki sejumlah tolok ukur. Mulai tingkat pendidikan, angka kemiskinan rendah, pendapatan per kapita, mudahnya akses pelayanan publik, penanganan kebencanaan, hingga tranformasi digital. 

“Kualitas hidup tinggi dan pembangunan berkelanjutan itu arah pembangunan Pemerintah Pusat menuju Indonesia Emas 2045. Kalau itu tidak dijalankan, Kabupaten Ponorogo akan ketinggalan dari daerah lain,” terang Ugin –sapaan Agus Sugiarto– saat memaparkan program Desa Hebat di depan seluruh kepala perangkat daerah dan para camat. 

Menurut Ugin, Desa Hebat di Ponorogo bukan hanya menonjol di satu aspek. Melainkan menjalankan secara bersamaan program-program prioritas Pemkab Ponorogo dan Pemerintah Pusat. “Pak Bupati ingin tata kelola masyarakat desa berikut pemerintahannya searah dengan visi dan misi Kabupaten Ponorogo,” jelas Ugin. 

Masih kata dia, ada delapan indikator ideal dalam konsep Desa Hebat. Yakni, infrastruktur yang memadai; ekonomi yang kuat; sumberdaya alam yang dikelola dengan baik; masyarakat yang berpendidikan dan sehat; budaya dan lingkungan yang lestari; keamanan dan ketertiban masyarakat yang terjaga; tata kelola pemerintahan yang baik; serta transformasi digital dan inovatif.  “Maka mulai tahun ini kita sinkronkan RKP (rencana kerja pemerintah ) desa dengan RKPD (rencana kerja pemerintah daerah),” pungkasya. (kominfo/win)