First Impression Gus Kautsar, Sempat Tidak Percaya Kalau Kang Giri Seorang Bupati
HATI Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko tertambat ke Gus Kautsar, pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Kediri. Tatkala kali pertama bertemu di bandar udara (bandara), Kang Giri terang-terangan langsung mengaku sebagai santri dari kiai flamboyan bernama lengkap Muhammad Abdurrahman Al Kautsar itu hingga mengundang rasa penasaran. ‘’Tiba-tiba datang menghampiri, mengucap salam, lalu berkata saya ini santrinya panjenengan Gus,’’ kenang Gus Kautsar tentang kesan pertamanya bertemu dengan Bupati Sugiri.

AKRAB : Kedekatan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dengan Gus Kautsar, pimpinan Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur.
Pemilik akun Instagram @teras.gubuk dengan jumlah followers 55,5 ribu itu blak-blakan dalam first impression (kesan pertama) sempat tidak percaya jika laki-laki di depannya adalah seorang bupati. Sebab, penampilan Kang Giri kala itu tidak seperti lazimnya kepala daerah. ‘’Baru ketemu kok sudah bilang sebagai santri. Ketika masuk di pesawat yang sama, kenapa ada santri duduknya di kursi bisnis sedangkan kiainya di kelas ekonomi. Tapi saya dhemen (suka) dengan gaya Sugiri Sancoko ini,’’ ungkap Gus Kautsar yang mengundang tawa ribuan jemaah peringatan Nuzulul Quran di halaman Pendopo Agung Ponorogo, Kamis (27/3/2025) malam.
Pun, Kang Giri sengaja menelepon langsung Gus Kautsar pada malam sebelum hari H pemungutan suara dalam Pilkada Serentak, Rabu tanggal 27 November 2024 lalu. Incumbent yang harus head to head lagi dengan Ipong Muchlissoni, rival kuatnya itu, meminta doa restu sembari mengadu jika tidak memiliki dana cukup untuk calon pemilih. ‘’Ini ada bupati kok melarat, tambah dhemen saya,’’ ujar Gus Kautsar yang kembali mengundang ger jemaah pengajian.
Sikap nyentrik Kang Giri yang menawarkan seekor pedhet (bukan sapi) ketika Gus Kautsar hendak menggelar kenduri lagi-lagi membuat penasaran. Kiai berusia 40 tahun itu dengan halus menolak. Namun, Kang Giri benar-benar datang ke Ploso, Kediri, dengan membawa seekor anak sapi. ‘’Ini yang membuat saya tambah suka dan cinta,” jelas Gus Kautsar yang mengundang tawa para jemaahnya lagi.
Gus Kautsar memberikan pesan khusus kepada Bupati Sugiri Sancoko yang kembali mendapat kepercayaan masyarakat untuk memimpin Ponorogo berpasangan dengan Wabup Lisdyarita. Sebuah fenomena langka lantaran ada kepala daerah yang terpilih ulang tanpa perlu modal dana yang besar. ‘’ Menunjukkan kalau konco-konco Ponorogo memilih pemimpin bukan karena duit,’’ terangnya.

Menurut pendakwah viral itu, modal sebagai orang yang baik saja belum cukup untuk memenangi pemilihan kepala daerah secara langsung. Namun, figur Kang Giri yang bersahaja, mudah bergaul, dan dekat dengan masyarakat mampu menggaet hati pemilih. Sugiri Sancoko pantas menyandang predikat sebagai pemimpin yang baik untuk masyarakat Ponorogo karena terpilih kali kedua sebagai bupati. ‘’Bahwa orang terbaik dari kacamata syariat adalah orang yang membangun pribadinya secara menarik, kemudian memiliki kelayakan untuk disukai. Apalagi, kalau orang tersebut ditakdirkan memiliki tanggung jawab besar di lingkungannya. Contohnya ya Mas Pren ini,’’ ucap Gus Kautsar sembari melirik Kang Giri. (kominfo/win)