Polisi Getol Tanam Jagung Bhayangkara, Bupati Sugiri Buka Lahan Satu Hektare Setiap Desa
PONOROGO bakal menjadi sentra produksi jagung. Sebab, Bupati Sugiri Sancoko menginstruksikan setiap desa menanam satu hektare jagung mengimbangi inisiasi Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo yang mewajibkan setiap kepolisian sektor (polsek) mengawal budidaya jagung dengan luasan lahan satu hektare. ‘’Ini bagian dari partisipasi aktif daerah dalam mendukung ketahanan dan kemandirian pangan,’’ kata Kang Giri saat mengikuti panen raya jagung varietas Bhayangkara di lahan yang berada di Jalan Sekar Pudak, Senin (21/4/2025).

Kang Giri mengajak petani membudidayakan jagung varietas Bhayangkara dengan sejumlah keunggulannya. Selain tahan terpaan perubahan cuaca, Jagung Bhayangkara mampu menghasilkan produksi 10,9 ton per hektare. ‘’Varietas ini hasil penelitian warga Ponorogo,’’ ungkap bupati Ponorogo dua periode itu.
Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data produksi jagung di Ponorogo mencapai 333.565 ton pada tahun 2021. Jagung merupakan komoditas tanaman pangan yang banyak dibudidayakan petani setelah padi. Jika instruksi Kang Giri agar satu desa menanam satu hektare jagung berjalan, maka produksi jagung di Ponorogo bakal membengkak. Pun, permintaan maupun market dari produksi jagung ini sangat tinggi untuk pakan ternak maupun bahan baku industri produk makanan minuman sektor rumah tangga.

Sementara itu, Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo menegaskan bahwa kepolisian mendukung penuh program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional. Setelah panen raya ini, pihaknya akan melakukan penanaman yang lebih masif lagi dengan menanam di lahan seluas 31 hektare. ‘’Yang 10 hektare dibudayakan polres dan masing-masing polsek satu hektare,’’ ungkap Andin. (kominfo/win)