Olahraga Semi Rekreasi, KORMI Ponorogo Kirim Dua Pegiat Silat Nusantara ke Festival Nasional
PEGIAT yang berhimpun di Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Ponorogo mulai menunjukkan eksistensinya. Dalam Festival Olahraga Daerah (Forda) Jawa Timur akhir 2024 lalu, Kontingen Ponorogo membawa pulang 2 medali perak dan 1 perunggu.

“Perak dari cabang organisasi olahraga masyarakat (COOM) silat Nusantara dan COOM pushbike, sedangkan perunggu diraih COOM panahan tradisional,” kata Wakhid Purwanto, wakil Ketua I KORMI Ponorogo, Jumat (11/7/2025).
Menurut dia, capaian itu menggugah semangat para pegiat. KORMI di Ponorogo yang kepengurusannya sudah terbentuk di seluruh kecamatan menaungi olahraga tradisional dan kreasi budaya; olahraga petualangan dan tantangan; serta olahraga kesehatan dan kebugaran. “Kami mengirim lima COOM di Forda Jatim, tiga di antaranya mampu merebut medali,” terang Wakhid yang juga kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disbudparpora Ponorogo ini.
COOM aerobik dan fitnes serta COOM senam tera belum beruntung meraih medali. Namun, Wakhid menilai kiprah awal lima COOM di Forda Jatim dengan capaian tiga medali merupakan prestasi tersendiri. Sebab, umur KORMI Ponorogo belum genap setahun. “Rencananya dua pegiat silat Nusantara di kelas seni dikirm untuk berlaga di ajang Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS),” terangnya sembari menyebut FORNAS akan berlangsung mulai 26 Juli hingga 1 Agustus 2025 di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kendati harus menyesuaikan ketersediaan anggaran, Disbudparpora Ponorogo tetap mendukung pengiriman dua duta ke FORNAS itu. Sebab, keberadaan KORMI akan menggali olahraga tradisional dan kreasi budaya yang pernah berkembang di masyarakat. “Kami ingin tunjukkan bahwa olahraga masyarakat bukan lagi sekadar permainan. Para pegiatnya juga memiliki kesempatan berkompetisi di tingkat provinsi maupun nasional,” pungkas Wakhid. (kominfo/dna)