Bupati Sugiri Gembleng Wawasan Kebangsaan 230 Banser  Peserta Diklatsus Provost dan Protokoler

BUPATI Ponorogo Sugiri Sancoko ternyata  menjabat Wakil Ketua Satuan Koordinasi Wilayah (Satkorwil) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Jawa Timur. Tak urung, Kang Giri –sapaan Bupati Sugiri Sancoko– mengenakan seragam Banser lengkap saat hadir dalam pembukaan Pendidikan dan Pelatihan Khusus (Diklatsus) Provost dan Protokoler Satkorwil Banser Jawa Timur yang berlangsung di Gedung Bulutangkis Ponorogo, 26–28 September 2025.

FOTO: TIM KOMINFO PONOROGO

Kang Giri juga menjadi pemateri wawasan kebangsaan di depan 230 anggota Banser peserta diklatsus.

“Banser itu sabuk pengikat NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Indonesia adalah rumah bersama, semua punya hak yang sama menjaga tanah air tercinta ini,” kata Kang Giri.

Bupati Ponorogo dua periode itu menegaskan bahwa penduduk di setiap negara pasti memiliki perbedaan. Namun, hal penting adalah memahami perbedaan sehingga menjadi alat untuk mempererat  persatuan yang utuh. “Wawasan kebangsaan adalah cara pandang kita terhadap Indonesia yang satu kesatuan utuh. Perbedaan pasti ada dan Banser adalah salah satu pengikat perbedaan itu,” terangnya. 

Kang Giri juga mengingatkan pentingnya semangat kebersamaan dengan wawasan kebangsaan di tengah perbedaan. “Begitu bumi kita injak, maka langit kita junjung.  Berpijak di tanah air yang tercinta bersama sama, terus menjaga negara, menjaga umat, menjaga negara, serta menjadi perekat keutuhan bangsa,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur Musaffa Safril menegaskan bahwa Banser merupakan pewaris semangat juang para ulama dan santri. 

“Sejarah mencatat, jauh sebelum Republik ini berdiri, para ulama dan santri berada di garis depan perjuangan tanpa pamrih. Loyalitas sahabat-sahabat sekalian hari ini adalah warisan darah perjuangan tersebut,” tegas Musaffa Safril saat membuka Diklatsus Provost dan Protokoler Satkorwil Banser Jawa Timur. (kominfo/wbi)