Ponorogo Jadi Magnet  Creative Cities Connect 2025, Reog Tampil di Pembukaan

PUSAT perhatian mengarah ke Ponorogo pada ajang Creative Cities Connect 2025 gelaran Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) di Thamrin Nine Ballroom, Kamis (11/12/2025). Ini bersamaan Reog Ponorogo yang resmi ditetapkan UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda tampil di acara pembukaan. Pun, Ponorogo yang masuk Jejaring Kota Kreatif UNESCO juga ikut terlibat dalam pertemuan tujuh kota di Indonesia yang memiliki status serupa itu.

FOTO : ISTIMEWA
LENGKAP : Penampilan memukau Reog Ponorogo, jadi pembuka creative cities connect 2025 di Jakarta

Deputi Bidang Pengembangan Strategis Kemenekraf, Cecep Rukendi, menyampaikan bahwa pertemuan itu  bertujuan memperkuat jejaring kota kreatif dunia sekaligus menggali potensi daerah sebagai penggerak ekonomi kreatif. “Saat ini Indonesia memiliki tujuh kota yang tergabung dalam jejaring kota kreatif dunia, yaitu Pekalongan, Bandung, Ambon, Jakarta, Solo, Malang, dan Ponorogo,” katanya.

Cecep menjelaskan, Creative Cities Connect 2025  membawa tiga misi besar. Yakni,  membangun jejaring kabupaten/kota kreatif yang produktif; memperkuat kolaborasi pemangku kepentingan mulai pemerintah, komunitas, akademisi, media, hingga industri kreatif; serta merumuskan rekomendasi kebijakan bagi penguatan ekosistem kreatif yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan. “Penguatan ini penting untuk mendorong daerah makin mandiri dengan menjadikan ekonomi kreatif sebagai mesin baru penggeraknya,” terang Cecep.

Sementara itu, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyampaikan kekagumannya atas penampilan Reog Ponorogo. Dia tidak lagi meragukan kesenian adilihung itu sebagai penggerak ekonomi kreatif tidak hanya bagi Ponorogo tetapi juga bagi Indonesia di level global. “Bagus sekali. Saya seperti melihat sebuah pertunjukan di festival yang megah,” ungkapnya.

Riefky juga mengaku penasaran dengan pelaksanaan Grebeg Suro yang menjadi event tahunan di Ponorogo. Kemenkraf siap berkolaborasi agar Grebeg Suro mampu mendunia. “Juni depan saya usahakan datang langsung ke Ponorogo untuk melihat Grebeg Suro. Kami siap berkolaborasi demi kesuksesan event itu,” terangnya.

Ketua Focal Point Ponorogo Creative Cities Very Setiawan, menyebutkan bahwa ajang Creative Cities Connect 2205 menjadi momentum penting bagi Ponorogo untuk menegaskan posisinya dalam jejaring kota kreatif dunia. “Tidak hanya memberikan paparan mengenai potensi dan strategi daerah, kami membawa misi agar jejaring kota kreatif yang ada terkoneksi kuat sebagai upaya membangun Ponorogo yang lebih maju,” tegasnya (tim kominfo)