Datangi Akses Ngrayun–Panggul yang Putus, Bunda Lis Sebut Kementerian Segera Turun Tangan

KONEKTIVITAS wilayah Kecamatan Ngrayun di Ponorogo dengan Kecamatan Panggul di Trenggalek terputus akibat kerusakan jembatan penghubung. Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita mendatangi langsung titik perbatasan di Dusun Purworejo Desa Gedangan Kecamatan Ngrayun itu, Rabu (19/2/2026).

Bunda Lis –sapaan Lisdyarita– juga membawa kabar gembira bahwa Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bakal turun tangan membangun jembatan yang membentang di atas Sungai Jabak tersebut. “Alhamdulillah, dari kementerian nanti hadir. Semoga pembangunan jembatan ini dapat segera direalisasikan. Akses untuk kendaraan roda dua dan pejalan kaki kemungkinan akan difasilitasi lebih dulu,” kata Bunda Lis.

FOTO: TIM KOMINFO PONOROGO
Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita Memastikan Jembatan Penghubung Kecamatan Ngrayun-Panggul Segera Diperbaiki

Turun tangannya Kementerian PU menjadi solusi pihak mana lebih berwenang membangun jembatan yang putus akibat terjangan banjir awal Januari 2026. Apakah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo atau Pemkab Trenggalek karena lokasi proyek berada di perbatasan.

Yang terang, Bunda Lis mendapati warganya yang nekat melewati jembatan luncur untuk menuju Dusun Pegat Desa Depok Kecamatan Panggul Kabupaten Trenggalek. Jalan alternatif yang ada memaksa warga harus menempuh jarak sekitar 20 kilometer lebih jauh. Menurut Bunda Lis, keberadaan jembatan sementara tetap diperlukan agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal sembari menunggu pembangunan jembatan permanen rampung. “Masyarakat perlu bersabar, kerusakan infrastruktur di sejumlah lokasi mengharuskan pemerintah melakukan penanganan bertahap dan terukur,” terangnya.

Bupati perempuan pertama di Ponorogo itu juga menyebut kondisi kekuatan anggaran menjadi pertimbangan tersendiri. Pihaknya sekarang ini sedang menyiapkan pula pembangunan jalan serta menangani beberapa jembatan yang roboh. Di antaranya, jembatan di Wagir Kidul, Paringan, dan Grogol. (kominfo/wbi)