Tes Kesehatan Sopir di Terminal Seloaji Ponorogo: 9 Kena Catatan, 1 Perpal, 24 Sehat

HASIL mengejutkan dari pemeriksaan kesehatan 34 pengemudi angkutan umum di Terminal Tipe A Seloaji Ponorogo bersamaan meningkatnya jumlah penumpang arus mudik. Sebanyak sembilan di antaranya mendapatkan catatan dan seorang terpaksa harus perpal (prei mengaspal) karena mengidap hipertensi.

“Sedangkan 24 orang dinyatakan layak mengemudi,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Ponorogo Dyah Ayu Puspitaningarti tentang hasil pemeriksaan yang berlangsung Rabu (11/3/2026) itu.

FOTO: DOKUMENTASI DINKES PONOROGO

Menurut dia, pengemudi angkutan umum harus sehat saat bekerja untuk menjamin keselamatan para penumpang. Dinas Kesehatan bekerja sama dengan Polres Ponorogo dan Dinas Perhubungan setiap tahun rutin menggelar pemeriksaan kesehatan pengemudi menjelang Lebaran. “Memastikan kondisi fisik pengemudi tetap prima serta mencegah kecelakaan lalu lintas akibat kelelahan atau penyakit tidak menular seperti hipertensi. Tanpa kecuali harus bebas dari pengaruh alkohol dan narkoba,” jelas Dyah Ayu.

Tim medis memulai pemeriksaan lewat  anamnesa atau wawancara untuk mengumpulkan informasi kesehatan serta riwayat penyakit. Berlanjut ke pemeriksaan fisik berupa pengukuran tekanan darah dan pengecekan denyut nadi per menit. “Kami lakukan pula pemeriksaan penunjang berupa cek gula darah sewaktu, kadar asam urat dan pengecekan buta warna,” terang Dyah Ayu.

Pun, puluhan sopir angkutan umum itu harus menjalani tes pengaruh alkohol lewat pernapasan dan uji urine dari kandungan narkoba. “Memastikan mereka benar-benar dalam kondisi aman untuk mengemudi. Hasil tes alkohol dan narkoba nihil semuanya,” ungkap Kadinkes.

Dia mengingatkan faktor kelelahan yang rentan melanda para pengemudi sehingga memicu kecelakaan lalu lintas. Mereka bekerja butuh konsentrasi tinggi serta  perpaduan yang tepat lagi cepat antara otak, tangan, kaki, dan mata. Apalagi, kondisi jalan raya ramai kendaraan bersamaan padatnya arus mudik mulai 14 Maret hingga 20 Maret 2026. (tim kominfo)