Bunda Lisdyarita Kagumi Ibu-Ibu Anggota JMQH Jaga Hafalan Al-Qur’an Seumur Hidup

PERASAAN kagum tidak dapat disembunyikan Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita ketika bertemu ibu-ibu anggota Jam’iyyah Mudarasatil Qur’an Lil Hafizhat (JMQH). Mereka adalah para perempuan penghafal Al-Qur’an yang menjaga hafalan (murajaah) seumur hidup. “Bagaimana caranya bisa menjadi hafidz (penghafal Al-Qur’an), Bu?” tanya Bunda Lis –sapaan Lisdyarita– terheran-heran karena anggota JMQH mampu menjadi hafidzah di tengah berbagai peran sebagai seorang ibu.

Bunda Lis bertatap muka langsung dengan jemaah JMQH yang menggelar  Khataman Qur’an bersamaan Halal Bihalal dan Peringatan Hari Lahir Ke-4 JMQH Kabupaten Ponrogo. Acara berlangsung di Pendopo Pemkab Ponorogo, Sabtu (11/4/2026).

FOTO: TIM KOMINFO PONOROGO

Menurut Bunda Lis, untuk sekadar khatam Al-Qur’an saja membutuhkan niat dan usaha yang tidak ringan. Sedangkan urusan rumah tangga dan kegiatan lainnya sudah menunggu. “Baru sempat membaca, kadang sudah ada keperluan lain. Usaha dan semangat ibu-ibu  yang membuat saya kagum. Saya kepingin sekali, semoga bisa seperti ibu-ibu,” ungkap Bunda Lis. 

Sementara itu, Pimpinan Wilayah JMQH Jawa Timur Umy Hasunah Zuem yang turut hadir menerangkan bahwa organisasinya menjadi wadah bagi para hafidzah untuk terus menjaga hafalan. Melalui kegiatan rutin, para anggota didorong untuk membaca dan mengulang hafalan. “Kalau mau hafal Al-Qur’an monggo ikut JMQH. Kita tingkatkan semangat dan saling mendukung dalam menghafal Al-Qur’an,” ajak Umy.

Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan pelantikan pengurus JMQH Kabupaten Ponorogo periode 2026–2030 yang kembali dipimpin oleh Sayyidah Faizatul Fitriyati. “Melalui JMQH semoga kita semua disatukan dalam ikatan indah yang membawa ke surga,” pungkasnya. (Kominfo/dna/arm)