Breaking News
  • Home
  • Slider
  • Aplikasi ACS Diluncurkan: Orang Tua, Guru, Siswa Bisa Pantau Angkot Gratis

Aplikasi ACS Diluncurkan: Orang Tua, Guru, Siswa Bisa Pantau Angkot Gratis

By on April 6, 2018 0 261 Views

Seorang siswa sebuah SMK di Ponorogo menunjukkan halaman depan aplikasi ACS dari Dishub Ponorogo.

APLIKASI ACS atau Angkutan Cerdas Sekolah untuk para siswa pengguna trasnportasi gratis khusus pelajar, Angkutan Cerdas Sekolah, akhirnya diluncurkan. Program di telepon seluler pintar berbasis android ini mulai diperkenalkan pada akhir Maret lalu dan akan beroperasi penuh pada April ini.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Ponorogo Junaidi, Jumat (6/4/2018) di kantornya mengatakan, aplikasi ini telah disebarkan kepada para siswa yang menggunakan jasa ACS, para guru dan para orang tua siswa yang anaknya penumpang ACS.

“Aplikasi itu kami namai sama dengan programnya, yaitu ACS. Ada dua aplikasi ACS yang kami buat, yaitu ACS Siswa untuk para siswa, guru dan orang tua pengguna angkutan dan aplikasi ACS Driver untuk pengemudi ACS,” terang Junaidi kepada ponorogo.go.id.

Operator Panel ACS memantau pergerakan salah satu armada dari kantor Dishub Ponorogo.

Dengan aplikasi ini, pengguna ACS Siswa bisa memantau posisi angkutan dalam trayek tertentu secara real time. Otomatis, kata Junaidi, ada beberapa manfaat yang bisa diambil. Pertama, siswa akan mengetahui posisi kendaraan yang jalurnya sesuai dengan tujuan siswa menuju sekolah atau jalur pulang menuju rumahnya.

“Begitu tahu, siswa bisa bersiap. Kalau kira-kita masih 15 menit lagi sampai di titik penjemputan, maka ada waktu yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan lain atau sebaliknya harus bergegas,” ungkapnya.

Kedua, untuk orang tua dan guru hal ini akan membuat mereka nyaman karena tahu posisi armada ACS yang mengangkut anaknya. “Kalau misalnya kok berhenti atau tidak bergerak, maka akan segera diketahui penyebabnya. Misalnya ban kempes atau seperti apa,” terangnya.

Ketiga, manfaatnya adalah untuk Dishub yang jelas-jelas akan bisa memantau pergerakan armada ACS secara keseluruhan setiap saat. Banyak hal bisa dilakukan dengan informasi posisi dan pergerakan ini. Salah satunya apabila ada armada yang rusak maka bisa segera diatasi dengan mengirimkan armada cadangan atau armada bantuan yang siap on call sewaktu-waktu.

Beginilah tampilan pemantauan ACS oleh operator di kantor Dishub Ponorogo.

“Kita sudah masuk ke sekolah-sekolah untuk sosialisasi ACS Siswa ini. Ya belum semuanya tahu tapi pelan-pelan kita yakin akan memasyarakat di kalangan pengguna ACS,” ujarnya. Khusus untuk sekolah yang tidak memperbolehkan siswanya membawa ponsel pintar, maka aplikasi disarankan untuk ditanam pada ponsel guru dan orang tua.

“Yang jelas semakin nyaman dan aman karena pergerakannya terpantu,” ungkapnya.

Sedangkan kepada driver armada ACS, Dishub telah memberikan satu unit ponsel untuk pinjam pakai kepada para pengemudi. Ada 41 ponsel yang dibagikan kepada pengemudi sesuai jumlah armada yang ada. “Rata-rata bisa memakai kok. Sudah dilatih dan kita yakin mereka bisa mengoperasikan. Kan hanya menyalakan aplikasi ACS Driver dan mengantongi saja,” kata Junaidi.

“Saat ini server kita masih di Jakarta, kalau sudah bisa dengan server di Ponorogo maka akan lebih cepat,” pungkasnya. (kominfo/dist)