Breaking News
  • Home
  • News
  • Bangun Pasar Legi, Bupati : Pasar Harus Lebih Ramai

Bangun Pasar Legi, Bupati : Pasar Harus Lebih Ramai

By on August 13, 2018 0 258 Views

LARIS dan ramai. Keduanya menjadi catatan penting Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni atas rencana pembangunan kembali Pasar Legi Ponorogo.

Bupati Ipong, Senin (13/8/2018) menyatakan, untuk pasar yang terbakar 14 Mei 2017 lalu ini, rencana pembangunannya terus bergulir. Desain maupun langkah-langkah relokasi sementara terus disusun. Lokasi pasar penampungan pun telah ditentukan.

Bagian Pasar Legi yang terbakar tahun 2017 lalu. Pemkab akan segera membangunnya kembali dengan dana APBN dan APBD.

Untuk itu, Bupati Ipong telah menyiapkan kriteria bangunan pasar yang baik demi Pasar Legi yang lebih baik di masa depan. Kriteria pertama dan terpenting adalah bahwa seluruh pedagang yang ada sekarang harus bisa jualan lagi.

“Kemudian model pasarnya harus bisa mendorong perdagangannya lebih rame, lebih laris,” ungkap Bupati Ipong.

Selanjutnya adalah adanya sistem keamanan dan perangkat deteksi bencana kebakaran yang harus bagus. Hal ini agar tidak terjadi kebakaran lagi. Sebab, pasar tersebut sudah dua kali terbakar. Pasar Legi pernah terbakar pada tahun 2000-an. Waktu itu juga me jelang lebaran.

Bagian Pasar Legi yang terbakar tahun 2017 lalu. Pemkab akan segera membangunnya kembali dengan dana APBN dan APBD.

Dilanjutkannya, ia juga menekankan agar desain yang baru tetap membuat Pasar Legi menjadi ikon Ponorogo. Artinya, pasar ini tetap menjadi yang terbesar dan menjadi rujukan baik dari sisi perdagangan maupun pariwisata serta mampu menjadii ciri khas wajah kota Ponorogo.

“Yang tidak kalah penting, kualitas bangunannya harus bagus,” tegas Bupati Ipong.

Sebelumnya disebutkan, dana yang diperlukan untuk membangun kembali Pasar Legi Ponorogo mencapai Rp90 miliar. Namun ternyata ada kabar dana ini pembangunan Pasar Legi akan dianggarkan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR. Dananya menjadi lebih besar, mencapai Rp200 miliar.

“Kita belum tahu lagi seperti apa bentuknya. Tapi harusnya volume jadi lebih besar,” kata Bupati Ipong. (kominfo/dis)

  News
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *