Breaking News
  • Home
  • News
  • BPBD Kenalkan Tanggap Bencana Kepada Anak Usia Dini

BPBD Kenalkan Tanggap Bencana Kepada Anak Usia Dini

By on October 16, 2018 0 254 Views

Bencana gempa bumi beberapa pekan ini menimpa Indonesia. Melihat kondisi seperti itu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Sabila bekerjasama dengan BPBD Ponorogo melakukan simulasi gempa bumi dan cara menyelamatkan diri.

Seperti yang diungkapkan Aning Setyowati, selaku penanggung jawab kegiatan PAUD Sabila mengungkapkan kegiatan ini dilaksanakan karena melihat kondisi beberapa saat ini terjadi gempa di beberapa wilayah indonesia. “Kegiatan ini nantinya mampu menanamkan sejak dini tanggap bencana, nantinya mereka bila berada dimanapun dan kapanpun terjadi bencana mereka sudah siap sendiri tanpa bantuan orang lain,” ungkapnya, Selasa (16/10).

Dalam simulasi tersebut diikuti oleh 55 siswa dan simulasi tersebut dikemas senyata mungkin. “Tadi ada yang sampai menangis juga, karena mungkin mereka menghayati dan kenapa kok tiba-tiba asik belajar ada suara sirine berbunyi dan pada berhamburan keluar,” tuturnya.

Sementara itu Winadi, Pusdalops BPBD Ponorogo menuturkan kegiatan hari inu memberikan simulasi kesiap siagaan bencana kepada warga terutama bagi daerah rawan bencana. “Kegiatan ini tadi untuk memberikan pengetahuan kepada warga bagaimana cara mengatasi gempa bila terjadi, dan tidak menutup kemungkinan kita berikan kepada anak usia dini,” tuturnya.

Winadi, Pusdalops BPBD Ponorogo

Imbu Winadi, untuk potensi bencana sendiri untuk wilayah Ponorogo saat ini yaitu banjir genangan, kekeringan dan longsor, dan untuk saat ini kita lakukan simulasi gempa. “Ya  mengingat beberapa pekan ini lagi marak bencana gempa bumi, maka kami adakan simulasi ini,” imbuhnya.

Untuk materinya untuk anak usia dini sendiri Winadi menjelaskan materi yang disampaikan simple saja mulai dari memgatasi bencana gempa bumi baik waktu terjadi didalam rumah, didalam sekolah, dan didalam mobil. “Ya materinya simple seperti bersembunyi dalam kolong meja, melindungi kepala dan berjalan keluar ketempat yang lebih aman, karena mengingat usia mereka masih di bawah 5 tahun,” pungkasnya. (Kominfo/fdl)

  News
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *