Breaking News
  • Home
  • News
  • BUMDes Akan Salurkan Bantuan Pangan Non Tunai

BUMDes Akan Salurkan Bantuan Pangan Non Tunai

By on May 28, 2018 0 669 Views

BUMDesa atau Badan Usaha Milik Desa di Ponorogo akan menjadi tulang punggung penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Lembaga ini dinilai akan menjadikan penyaluran BPNT lebih efektif dan mampu memutar ekonomi desa.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ponorogo Sumani mengatakan, sejak himbauan berdirinya BUMDes oleh Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni, maka penyaluran BPNT yang semula oleh agen-agen BNI di desa-desa akan dilakukan oleh BUMDes.

“Ini menyingkronkan berdirinya BUMDes dengan kebutuhan penyaluran BPNT yang dilakukan agen BNI. Kalau BUMDes di masing-masing desa sudah siap maka akan langsung melaksanakan (penyaluran). Bila belum maka tetap dilaksanakan agen BNI atau agen BNI-nya akan melekat dengan BUMDes,” ungkap Sumani, Senin (28/5/2018).

Namun mengingat sampai saat ini belum seluruh BUMDes mengajukan diri sebagai penyalur BPNT, maka kemungkinan pada Juni mendatang BPNT belum bisa disalurkan dalam bentuk non tunai. “Karena masih harus menunggu pengajuan dan pengesahan (sebagai penyalur), maka ya mungkin masih tunai dulu untuk Juni depan. Kurang 25 persen BUMDes yang belum mengajukan sebagai penyalur BPNT,” ujar Sumani.

Dimakluminya, tidak seluruh BUMDes mampu menjadi penyalur BPNT. Hal ini karena BPNT akan ditransfer langsung ke rekening masing-masing Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan hal ini mensyaratkan adanya saluran internet di masing-masing desa.

BPNT adalah perubahan bantuan yang semula berupa bantuan beras untuk warga miskin (raskin) sebesar 15 kilogram yang ditebus dengan sejumlah uang oleh warga dan kemudian berubah menjadi bantuan beras sebanyak 10 kg namun tanpa penebusan.

“Nah ini berubah lagi. Nantinya, tiap KPM akan menerima bantuan senilai Rp110 ribu. Uangnya ditransfer ke rekening tiap KPM dan masuk ke kartu milik KPM yang mirip ATM. Kartu ini yang nantinya bisa berfungsi mirip ATM untuk mengambil atau membeli BPNT di agen BNI atau BUMDes,” terang Sumani.

Kartu penerima BPNT sendiri sudah seluruhnya disalurkan kepada warga yang berhak. Terdapat sekitar 68.171 penerima bantuan di seluruh Ponorogo. Jumlah ini tidak berbeda jauh dari jumlah KPM di 2017 lalu.

Penyaluran BPNT melalui BUMDes ini dinilai efektif dan memberikan dampak ekonomi bagi warga desa. “Ya karena kan akhirnya uangnya berputar di desa itu,” jelas Sumani. (kominfo/dist)

  News
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *