Breaking News
  • Home
  • Slider
  • Bupati Ipong Buka Grand Final Kakang Senduk Ponorogo 2017 Generasi Muda Harus Lebih Kreatif

Bupati Ipong Buka Grand Final Kakang Senduk Ponorogo 2017 Generasi Muda Harus Lebih Kreatif

By on November 11, 2017 0 90 Views

PONOROGO,- Biasa selalu menjadi bagian dari rangkaian perayaan Grebeg Suro, pemilihan duta wisata Kakang Senduk Ponorogo tahun 2017 ini dilaksanakan diluar jadwal perayaan Grebeg Suro. Sehingga banyak pihak yang bertanya dan mengira bahwa pemilihan sosok Kakang Senduk tidak diadakan tahun ini. Namun nyatanya event Pemilihan Kakang Senduk Ponorogo tetap diadakan.

Bupati Ipong beserta tamu undangan

Bertempat di atrium PCC Mall Ponorogo Jln.Ir.Juanda No.19-21, malam grand final Kakang Senduk Ponorogo 2017 dilaksanakan malam ini Sabtu, 11 Nopember 2017. Bahkan acara yg membuat PCC penuh sesak orang ini, dihadiri langsung oleh para petinggi pemangku jabatan kota reyog, mulai dari Bupati Ponorogo H. Ipong Muchlissoni, Wabup H. Sudjarno, Sekda Agus Pramono, hingga Kapolres dan Dandim 0802 Ponorogo.

Seperti disampaikan ketua panitia pemilihan Kakang Senduk Ponorogo, Farida, ajang ini diikuti oleh 278 peserta yang mendaftar. Mewakili dari utusan Kecamatan, sekolah, hingga pribadi. Test talenta dan bakat telah kita laksanakan pada tanggal 23 dan 25 Oktober lalu. Kemudian baru tanggal 30 telah diputuskan 10 grand finalis yang tampil malam hari ini,” terang Farida.

Bupati Ipong sambutan grand final Kakang Senduk 2017

Sedangkan saat sambutan, bupati H. Ipong menyampaikan pesannya kepada para finalis. “Pesan saya, kalian yang hidup di zaman milenium penuh kemajuan ini, jadilah generasi muda yang selalu bisa kreatif. Kenalkan dan promosikan wisata kota ini dengan cara yang berbeda atau cara lain. Tidak hanya sebatas dengan pertunjukan reyog, tari, atau wayang kulit. Berikan info wisata Ponorogo dengan cara lain,” terang bupati.

Hal tersebut penting dilakukan, karena hal itu telah menjadi komitmen pemkab, yaitu lebih intensif mengenalkan wisata Ponorogo, baik wisata alam, religi maupun wisata budaya. Semua pihak diharapkan mau mengenalkan potensi wisata Ponorogo tiidak hanya pemkab atau dinas parawisata saja. (Kominfo/Jmn)